Logo Header Antaranews Jogja

Perwira Lebanon tewas dalam serangan Israel di tengah gencatan senjata

Minggu, 7 Juni 2026 06:47 WIB
Image Print
Ilustrasi- Kerusakan parah di sebuah alun-alun setelah tentara Israel mundur dari desa Dibbin di Kegubernuran Nabatiyeh, menyusul serangan hebat di Lebanon selatan pada 4 Juni 2026. Beberapa bangunan hancur total akibat serangan Israel. ANTARA/Ramiz Dallah - Anadolu Agency /pri. (ANTARA/Ramiz Dallah - Anadolu Agency / pri)

Istanbul (ANTARA) - Sejumlah tentara Lebanon, termasuk seorang perwira, tewas dalam serangan udara Israel yang menargetkan sebuah kendaraan militer di wilayah selatan Lebanon, kata militer Lebanon pada Sabtu.

Serangan tersebut terjadi di jalan Khardali-Nabatieh, demikian pernyataan militer Lebanon melalui platform X, tanpa menyebutkan jumlah pasti tentara yang tewas dalam serangan tersebut.

“Seorang perwira Angkatan Darat Lebanon berpangkat brigadir jenderal dan sopirnya tewas dalam serangan udara yang menargetkan kendaraan roda empat yang mereka tumpangi di jalan Khardali-Jarmaq (sebuah wilayah di Nabatieh),” lapor Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA).

Militer Israel terus melancarkan serangan di Lebanon meskipun gencatan senjata yang rapuh masih berlaku, di tengah upaya diplomatik yang berkelanjutan untuk mempertahankan kesepakatan tersebut dan mencegahnya runtuh.

Menurut pejabat Lebanon, lebih dari 3.550 orang tewas dan lebih dari 10.800 lainnya terluka akibat serangan Israel di Lebanon sejak 2 Maret.

Sumber: Anadolu






Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Perwira Lebanon tewas dalam serangan Israel di tengah gencatan senjata



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026