Jogja (ANTARA Jogja) - Pelaku usaha mikro kecil dan menengah di Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, siap mengisi kios di pasar seni dan kerajinan XT-Square apabila pasar tersebut dioperasikan.
"Dengan potensi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kecamatan Umbulharjo, kami siap mengisi berapapun kuota kios pasar seni dan kerajinan yang akan diberikan," kata Ketua Panitia UMKM Ekspo Umbulharjo Antoro di sela-sela pembukaan pameran di Yogyakarta, Rabu.
Pemerintah Kota Yogyakarta sebelumnya menegaskan komitmennya untuk menyediakan kios khusus bagi pelaku UMKM dari setiap kecamatan di pasar seni dan kerajinan Yogyakarta.
Dalam pasar rakyat dan UMKM ekspo tersebut, puluhan pelaku UMKM dari Kecamatan Umbulharjo menampilkan produk unggulan mereka di antaranya adalah kuliner, fashion, kerajinan, dan tanaman hias di kantor kecamatan setempat hingga Jumat (19/10).
"Kami berharap, keberadaan XT-Square akan membuka peluang pemasaran yang lebih baik kepada pelaku UMKM di wilayah. Produk kami tidak hanya bisa dinikmati di Yogyakarta saja melainkan bisa dinikmati secara nasional," katanya.
Ketua Forum Komunikasi UMKM Kecamatan Umbulharjo Anton Prabu Semendawai berharap, pelaku UMKM di kecamatan tersebut tidak hanya memperoleh satu kios di XT-Square tetapi setidaknya bisa memperoleh 2 unit kios.
"UMKM di wilayah ini terbilang cukup banyak. Ada sekitar 250 pelaku UMKM. Karenanya, kami berharap bisa memperoleh dua unit kios di XT-Square," katanya.
Sementara itu, Camat Umbulharjo Agus Winarto mengatakan, akan terus mendukung pengembangan UMKM di wilayahnya di antaranya dengan mencanangkan pasar tiban di sepanjang bantaran Sungai Manunggal setiap Minggu.
"Kami berharap, rencana ini bisa segera diwujudkan dan bisa membantu sisi pemasaran para pelaku UMKM di Umbulharjo," katanya.
Ia mengatakan, keberadaan UMKM di wilayahnya memberikan andil yang cukup besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Yang penting, pelaku UMKM ini harus mampu terus berinovasi sehingga mereka tetap bisa eksis dan bersaing dengan produk-produk lainnya," katanya.
(E013)
"Dengan potensi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kecamatan Umbulharjo, kami siap mengisi berapapun kuota kios pasar seni dan kerajinan yang akan diberikan," kata Ketua Panitia UMKM Ekspo Umbulharjo Antoro di sela-sela pembukaan pameran di Yogyakarta, Rabu.
Pemerintah Kota Yogyakarta sebelumnya menegaskan komitmennya untuk menyediakan kios khusus bagi pelaku UMKM dari setiap kecamatan di pasar seni dan kerajinan Yogyakarta.
Dalam pasar rakyat dan UMKM ekspo tersebut, puluhan pelaku UMKM dari Kecamatan Umbulharjo menampilkan produk unggulan mereka di antaranya adalah kuliner, fashion, kerajinan, dan tanaman hias di kantor kecamatan setempat hingga Jumat (19/10).
"Kami berharap, keberadaan XT-Square akan membuka peluang pemasaran yang lebih baik kepada pelaku UMKM di wilayah. Produk kami tidak hanya bisa dinikmati di Yogyakarta saja melainkan bisa dinikmati secara nasional," katanya.
Ketua Forum Komunikasi UMKM Kecamatan Umbulharjo Anton Prabu Semendawai berharap, pelaku UMKM di kecamatan tersebut tidak hanya memperoleh satu kios di XT-Square tetapi setidaknya bisa memperoleh 2 unit kios.
"UMKM di wilayah ini terbilang cukup banyak. Ada sekitar 250 pelaku UMKM. Karenanya, kami berharap bisa memperoleh dua unit kios di XT-Square," katanya.
Sementara itu, Camat Umbulharjo Agus Winarto mengatakan, akan terus mendukung pengembangan UMKM di wilayahnya di antaranya dengan mencanangkan pasar tiban di sepanjang bantaran Sungai Manunggal setiap Minggu.
"Kami berharap, rencana ini bisa segera diwujudkan dan bisa membantu sisi pemasaran para pelaku UMKM di Umbulharjo," katanya.
Ia mengatakan, keberadaan UMKM di wilayahnya memberikan andil yang cukup besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Yang penting, pelaku UMKM ini harus mampu terus berinovasi sehingga mereka tetap bisa eksis dan bersaing dengan produk-produk lainnya," katanya.
(E013)