KPU optimalkan PPK/PPS sosialisasikan DPS Pilkada
Selasa, 15 September 2015 15:15 WIB
Kantor Komisi Pemilihan Umum Kab. Bantul (Foto Antara/Mawaruddin/ags)
Bantul (Antara Jogja) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengoptimalkan panitia pemilihan kecamatan dan panitia pemungutan suara dalam menyosialisasikan daftar pemilih sementara pemilihan kepala daerah.
"Mengenai DPS sudah masuk tahapan pencermatan, dan untuk sosialisasinya kami optimalkan sumber daya manusia yang ada di masing-masing kecamatan dan desa," kata Koordinator Divisi Logistik dan Keuangan KPU Bantul Didik Joko Nugroho di Bantul, Selasa.
Dia mengatakan DPS Pilkada Bantul telah ditetapkan berjumlah 685.920 pemilih, dan hingga saat ini sudah dipublikasikan melalui papan pengumuman di balai-balai desa dan lokasi strategis wilayah tempat pemungutan suara (TPS).
Ia mengatakan optimalisasi PPK/PPS dalam melakukan sosialisasi DPS karena KPU Bantul tidak merekrut relawan demokrasi (relasi) pada Pilkada 2015, sehingga SDM panitia "ad hoc" di tingkat kecamatan dan desa digerakkan agar terjun ke masyarakat.
"Jadi, teman-teman PPK dan PPS kami berikan kesempatan yang seluas-luasanya untuk berkreasi dalam menyosialisasikan DPS, bisa melalui pengeras suara di masjid-masjid atau `blusukan` untuk mengajak warga mencermati DPS," kata dia.
Didik mengatakan berdasarkan pengamatan, terdapat PPK yang melakukan sosialisasi DPS pilkada dengan mobil keliling, melalui radio komunitas, dan memanfaatkan layanan pesan singkat, bahkan ada yang blusukan ke pasar-pasar tradisional.
"Bahkan dari PPK Pundong berencana melakukan sosialisasi DPS sambil berjualan mides (makanan khas Pundong), kemudian dari PPK Imogiri berencana sosialisasi ke sekolah-sekolah (SMA)," kata Didik.
Ia mengatakan pencermataan DPS oleh masyarakat bertujuan mengetahui apakah data itu sudah mengakomodasi seluruh warga setempat yang memenuhi syarat sebagai pemilih maupun belum, sebelum ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT).
"Jika ada warga yang belum masuk DPS, bisa melapor ke petugas PPK dan PPS. Sejauh ini progresnya belum ada, karena baru pencermatan, sehingga kami masih menanti tanggapan sebelum penetapan DPT, 2 Oktober," katanya.
(KR-HRI)
"Mengenai DPS sudah masuk tahapan pencermatan, dan untuk sosialisasinya kami optimalkan sumber daya manusia yang ada di masing-masing kecamatan dan desa," kata Koordinator Divisi Logistik dan Keuangan KPU Bantul Didik Joko Nugroho di Bantul, Selasa.
Dia mengatakan DPS Pilkada Bantul telah ditetapkan berjumlah 685.920 pemilih, dan hingga saat ini sudah dipublikasikan melalui papan pengumuman di balai-balai desa dan lokasi strategis wilayah tempat pemungutan suara (TPS).
Ia mengatakan optimalisasi PPK/PPS dalam melakukan sosialisasi DPS karena KPU Bantul tidak merekrut relawan demokrasi (relasi) pada Pilkada 2015, sehingga SDM panitia "ad hoc" di tingkat kecamatan dan desa digerakkan agar terjun ke masyarakat.
"Jadi, teman-teman PPK dan PPS kami berikan kesempatan yang seluas-luasanya untuk berkreasi dalam menyosialisasikan DPS, bisa melalui pengeras suara di masjid-masjid atau `blusukan` untuk mengajak warga mencermati DPS," kata dia.
Didik mengatakan berdasarkan pengamatan, terdapat PPK yang melakukan sosialisasi DPS pilkada dengan mobil keliling, melalui radio komunitas, dan memanfaatkan layanan pesan singkat, bahkan ada yang blusukan ke pasar-pasar tradisional.
"Bahkan dari PPK Pundong berencana melakukan sosialisasi DPS sambil berjualan mides (makanan khas Pundong), kemudian dari PPK Imogiri berencana sosialisasi ke sekolah-sekolah (SMA)," kata Didik.
Ia mengatakan pencermataan DPS oleh masyarakat bertujuan mengetahui apakah data itu sudah mengakomodasi seluruh warga setempat yang memenuhi syarat sebagai pemilih maupun belum, sebelum ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT).
"Jika ada warga yang belum masuk DPS, bisa melapor ke petugas PPK dan PPS. Sejauh ini progresnya belum ada, karena baru pencermatan, sehingga kami masih menanti tanggapan sebelum penetapan DPT, 2 Oktober," katanya.
(KR-HRI)
Pewarta : Oleh Heri Sidik
Editor : Hery Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPU Bantul mengemas Pemilos seperti pemilu untuk sarana edukasi demokrasi
26 September 2025 16:47 WIB, 2025
KPU Bantul sebut pelantikan bupati-wabup terpilih dijadwalkan 6 Februari
23 January 2025 15:11 WIB, 2025
KPU Bantul tetapkan Halim-Aris jadi Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Pilkada 2024
09 January 2025 16:49 WIB, 2025
KPU Bantul sebut tingkat partisipasi pemilih pilkada sebanyak 75,96 persen
06 December 2024 10:57 WIB, 2024
KPU Bantul tunggu informasi resmi MK terkait gugatan hasil Pilkada 2024
05 December 2024 12:39 WIB, 2024
KPU Bantul tetapkan paslon Halim-Aris peroleh suara terbanyak Pilkada 2024
03 December 2024 11:53 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Ketum PPP Mardiono Kukuhkan Pengurus DPW, DPC hingga PAC se-DIY menuju 2029
27 September 2026 20:27 WIB