1.225 calon haji Sleman gelar manasik massal
Minggu, 1 Juli 2018 10:45 WIB
Ilustrasi (Foto Antara)
Sleman (Antaranews Jogja) - Wakil Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Muslimatun, membuka praktik manasik massal yang diikuti 1.225 calon haji di Stadion Tridadi, Sleman, Minggu.
"Para jamaah calon haji diharapkan dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh, sehingga akan dapat memahami peraturan-peraturan dan tata cara pelaksanaan ibadah haji dengan benar. Sehingga semua syarat dan rukun ibadah haji dapat dilaksanakan dengan baik nantinya," kata Sri Muslimatun.
Menurut dia, hal tersebut juga merupakan ikhtiar supaya bisa menjadi haji yang mabrur dan maqbul.
"Kami mengimbau jamaah calon haji untuk selalu menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatannya," katanya.
Sri Muslimatun juga berharap para calon jamaah haji nantinya mampu beradaptasi dengan kondisi cuaca yang ada di Tanah Suci. Sehingga para jamaah haji bisa menjalankan seluruh kegiatan ibadahnya dengan khusyuk.
"Di Arab itu kelembaban udaranya sangat rendah, sehingga bapak ibu nanti mudah batuk. Maka dari itu harus memakai masker yang sudah dibasahi, untuk menjaga kelembaban udara yang kita hirup," katanya.
Pada 2018 ini ada sebanyak 1.225 jamaah dari kabupaten Sleman yang akan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan Rukun Islam yang ke-5 tersebut.
Jumlah tersebut dibagi menjadi empat kloter, yakni terdiri dari tiga kloter utuh, di antaranya kloter 21, kloter 25 dan kloter 26. Sedangkan satu kloter lagi, kloter 27, ialah kloter gabungan dengan Kabupaten Bantul.
Setelah kegiatan manasik masal tersebut dibuka, para calon jamaah haji kemudian langsung melakukan praktik pelaksanaan ibadah haji.
Praktik manasik tersebut dilaksanakan di Stadion Tridadi Kabupaten Sleman dan di beberapa lokasi di sekitarnya.
(T.V001) 01-07-2018 10:24:02
"Para jamaah calon haji diharapkan dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh, sehingga akan dapat memahami peraturan-peraturan dan tata cara pelaksanaan ibadah haji dengan benar. Sehingga semua syarat dan rukun ibadah haji dapat dilaksanakan dengan baik nantinya," kata Sri Muslimatun.
Menurut dia, hal tersebut juga merupakan ikhtiar supaya bisa menjadi haji yang mabrur dan maqbul.
"Kami mengimbau jamaah calon haji untuk selalu menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatannya," katanya.
Sri Muslimatun juga berharap para calon jamaah haji nantinya mampu beradaptasi dengan kondisi cuaca yang ada di Tanah Suci. Sehingga para jamaah haji bisa menjalankan seluruh kegiatan ibadahnya dengan khusyuk.
"Di Arab itu kelembaban udaranya sangat rendah, sehingga bapak ibu nanti mudah batuk. Maka dari itu harus memakai masker yang sudah dibasahi, untuk menjaga kelembaban udara yang kita hirup," katanya.
Pada 2018 ini ada sebanyak 1.225 jamaah dari kabupaten Sleman yang akan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan Rukun Islam yang ke-5 tersebut.
Jumlah tersebut dibagi menjadi empat kloter, yakni terdiri dari tiga kloter utuh, di antaranya kloter 21, kloter 25 dan kloter 26. Sedangkan satu kloter lagi, kloter 27, ialah kloter gabungan dengan Kabupaten Bantul.
Setelah kegiatan manasik masal tersebut dibuka, para calon jamaah haji kemudian langsung melakukan praktik pelaksanaan ibadah haji.
Praktik manasik tersebut dilaksanakan di Stadion Tridadi Kabupaten Sleman dan di beberapa lokasi di sekitarnya.
(T.V001) 01-07-2018 10:24:02
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor : Luqman Hakim
Copyright © ANTARA 2026