Lima desa terima Program Pamsimas Bank Dunia
Kamis, 7 Februari 2019 6:23 WIB
Pemkab Kulon Progo (Foto Antara) (Foto Antara/)
Kulon Progo (Antaranews Jogja) - Lima desa Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menerima program penyediaan air minum dan sanitasi untuk mencukupi kebutuhan air bersih di wilayah tersebut dari Bank Dunia.
Lima desa yang menerima program penyediaan air minum dan sanitasi (Pamsimas), yakni Desa Ngentakrejo Lendah, Desa Sukoreno Sentolo, Desa Banyuroto Nanggulan, Desa Karangwuni Wates dan Desa Sogan Wates.
"Kami berharap adanya pamsimaz ini dimanfaatkan dengan baik, dan dikelola dengan baik. Warga juga menjaga sumber mata air dengan melakukan penanaman pohon," kata Wakil Bupati Kulon Progo Sutedjo di Kulon Progo, Kamis.
Ia juga berharap Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) sebagai pengelola Pamsimas berjuang demi terselenggaranya penyediaan air bersih ini. "Air sangat penting dan dibutuhkan dalam kehidupan," katanya.
Sementara itu, Camat Lendah Sutrisno mengatakan Pamsimas di Pereng ini mencakup tiga pedukuhan, yaitu Pedukuhan Pereng, Temben dan Bendo. Dan sangat membantu masyarakat saat kemarau panjang. Ada 200 lebih KK kekurangan air saat musim kemarau. Tahun ini dapat untuk melayani 100 KK.
Pamsimas di pedukuhan Pereng ini, harus menaikkan air 1.300 meter sebelah utara masjid, sehingga perlu peralatan untuk menaikkan, dan perlu perawatan, sehingga dibutuhkan keterampilan untuk merawat dan mememelihara agar Pamsimas bisa berkembang.
"Pamsimas ini sangat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih," katanya.
Ketua KKM Desa Ngentakrejo, Sumarno mengatakan di Desa Ngentakrejo, Nama KKM Tri Manunggal Karso, Nama KPSPAMS Tirto Suri Wening, dengan Panjang pipa terpasang 6.456 meter. Jumlah sambungan rumah (SR) terpasang 100 unit.
Di Desa Banyuroto nama KKM Tirto Rejo, Nama KPSPAMS Guno Tirto Panjang pipa 5.334 meter. Kemudian, jumlah SR terpasang 20 unit.
Di Sukoreno nama KKM Banyu Agung, nama KPSPAMS Banyu Gede, panjang pipa 4.638 meter. Jumlah SR terpasang 67 unit.
Di Desa Sogan nama KKM Tirto Sumringah, nama KPSPAMS Tirto Barokah, Panjang pipa 4.842 meter. Jumlah SR terpasang 100 Unit. Terakhir, di Desa Karangwuni nama KKM Sumber Waras nama KPSPAMS Banyu Bening, panjang pipa 3.756 meter dan jumlah SR terpasang 50 unit.
Lima desa yang menerima program penyediaan air minum dan sanitasi (Pamsimas), yakni Desa Ngentakrejo Lendah, Desa Sukoreno Sentolo, Desa Banyuroto Nanggulan, Desa Karangwuni Wates dan Desa Sogan Wates.
"Kami berharap adanya pamsimaz ini dimanfaatkan dengan baik, dan dikelola dengan baik. Warga juga menjaga sumber mata air dengan melakukan penanaman pohon," kata Wakil Bupati Kulon Progo Sutedjo di Kulon Progo, Kamis.
Ia juga berharap Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) sebagai pengelola Pamsimas berjuang demi terselenggaranya penyediaan air bersih ini. "Air sangat penting dan dibutuhkan dalam kehidupan," katanya.
Sementara itu, Camat Lendah Sutrisno mengatakan Pamsimas di Pereng ini mencakup tiga pedukuhan, yaitu Pedukuhan Pereng, Temben dan Bendo. Dan sangat membantu masyarakat saat kemarau panjang. Ada 200 lebih KK kekurangan air saat musim kemarau. Tahun ini dapat untuk melayani 100 KK.
Pamsimas di pedukuhan Pereng ini, harus menaikkan air 1.300 meter sebelah utara masjid, sehingga perlu peralatan untuk menaikkan, dan perlu perawatan, sehingga dibutuhkan keterampilan untuk merawat dan mememelihara agar Pamsimas bisa berkembang.
"Pamsimas ini sangat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih," katanya.
Ketua KKM Desa Ngentakrejo, Sumarno mengatakan di Desa Ngentakrejo, Nama KKM Tri Manunggal Karso, Nama KPSPAMS Tirto Suri Wening, dengan Panjang pipa terpasang 6.456 meter. Jumlah sambungan rumah (SR) terpasang 100 unit.
Di Desa Banyuroto nama KKM Tirto Rejo, Nama KPSPAMS Guno Tirto Panjang pipa 5.334 meter. Kemudian, jumlah SR terpasang 20 unit.
Di Sukoreno nama KKM Banyu Agung, nama KPSPAMS Banyu Gede, panjang pipa 4.638 meter. Jumlah SR terpasang 67 unit.
Di Desa Sogan nama KKM Tirto Sumringah, nama KPSPAMS Tirto Barokah, Panjang pipa 4.842 meter. Jumlah SR terpasang 100 Unit. Terakhir, di Desa Karangwuni nama KKM Sumber Waras nama KPSPAMS Banyu Bening, panjang pipa 3.756 meter dan jumlah SR terpasang 50 unit.
Pewarta : Sutarmi
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
24 Dalang Muda Kulon Progo unjuk kebolehan pada Festival Dhalang Anak-Remaja 2026
12 May 2026 19:38 WIB
Jajaran Rutan Kelas IIB Wates berkomitmen wujudkan lingkungan rutan steril dari narkoba
08 May 2026 12:20 WIB
Fajar Gegana apresiasi penundaan pemindahan prodi UNY di Kulon Progo ke Gunungkidul
07 May 2026 16:39 WIB
Anggota DPRD DIY Fajar Gegana sayangkan pengunduran diri guru non-ASN di Kulon Progo
07 May 2026 11:28 WIB
Bupati Kulon Progo gerak cepat respon dugaan pungli administrasi kependudukan
27 April 2026 18:37 WIB
Terpopuler - Kulon Progo
Lihat Juga
24 Dalang Muda Kulon Progo unjuk kebolehan pada Festival Dhalang Anak-Remaja 2026
12 May 2026 19:38 WIB
Jajaran Rutan Kelas IIB Wates berkomitmen wujudkan lingkungan rutan steril dari narkoba
08 May 2026 12:20 WIB
Fajar Gegana apresiasi penundaan pemindahan prodi UNY di Kulon Progo ke Gunungkidul
07 May 2026 16:39 WIB
Anggota DPRD DIY Fajar Gegana sayangkan pengunduran diri guru non-ASN di Kulon Progo
07 May 2026 11:28 WIB
Bupati Kulon Progo gerak cepat respon dugaan pungli administrasi kependudukan
27 April 2026 18:37 WIB