Kulon Progo Panen Pedet Upsus Siwab 2019
Selasa, 17 September 2019 19:18 WIB
Ketua DPRD Kulon Progo Akhid Nuryati didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Aris Nugraha melihat sapi berat 1,4 ton dalam kontes Ternak Kambing Peranakan Etawa dan Sapi Potong serta Panen Pedet Upsus Siwab 2019. (Foto ANTARA/Sutarmi)
Kulon Progo (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelenggarakan Kontes Ternak Kambing Peranakan Etawa dan Sapi Potong serta Panen Pedet Upsus Siwab 2019 di Pasar Hewan Terpadu Pengasih.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Aris Nugraha di Kulon Progo, Selasa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada peternak pembibit yang berprestasi untuk menghasilkan bibit ternak yang unggul dan produktif.
"Selain itu, ajang ini sebagai promosi calon bibit dan bibit ternak yang berkualitas, sehingga meningkatkan nilai jual bibit ternak," kata Aris.
Kontes ini diikuti oleh kurang lebih 130 peserta dan untuk kriteria penilaian baik sapi ternak maupun kambing PE meliputi induk, calon induk, pejantan, calon pejatan dan proses penggemukannya.
Ia mengatakan kegiatan ini juga sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan Upsus Siwab di Kulon Progo. Pada 2019, target inseminasi buatan (IB) sebanyak 23.000 ekor baru terealisasi 21.937 ekor atau 95,36 persen.
Selanjutnya, target sapi bunting 17.480 ekor, baru terealisasi 8.096 ekor atau 46,32 persen. Target lahir 12.850 ekor, realisasi 10.229 ekor atau 79,60 persen.
"Kami menerjunkan dokter hewan dan inseminator untuk melakukan pemantauan dan melaporkan setiap perkembangan," kata dia.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Nur Syamsu Hidayat mengatakan Kambing PE sendiri merupakan unggulan dari Kabupaten Kulon Progo. Cara untuk menjaga kualitas kambing PE dengan cara melakukan penjaringan kambing dengan kualitas unggul, salah satu cara penjaringannya adalah dengan diadakan kontes ini.
Selanjutnya kambing yang mempunyai kualitas unggul akan dibeli menggunakan APBD daerah untuk dihibahkan kepada kelompok kambing agar nantinya dikawinkan silang dan menghasilkan kambing dengan kualitas unggul.
“Tujuan diadakan acara ini adalah untuk meningkatkan populasi dan produksi sapi potong dan kambing PE serta panen pedet sendiri memiliki tujuan untuk mengevaluasi program Upsus Siwab yakni upaya khusus sapi indukan wajib bunting," katanya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Aris Nugraha di Kulon Progo, Selasa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada peternak pembibit yang berprestasi untuk menghasilkan bibit ternak yang unggul dan produktif.
"Selain itu, ajang ini sebagai promosi calon bibit dan bibit ternak yang berkualitas, sehingga meningkatkan nilai jual bibit ternak," kata Aris.
Kontes ini diikuti oleh kurang lebih 130 peserta dan untuk kriteria penilaian baik sapi ternak maupun kambing PE meliputi induk, calon induk, pejantan, calon pejatan dan proses penggemukannya.
Ia mengatakan kegiatan ini juga sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan Upsus Siwab di Kulon Progo. Pada 2019, target inseminasi buatan (IB) sebanyak 23.000 ekor baru terealisasi 21.937 ekor atau 95,36 persen.
Selanjutnya, target sapi bunting 17.480 ekor, baru terealisasi 8.096 ekor atau 46,32 persen. Target lahir 12.850 ekor, realisasi 10.229 ekor atau 79,60 persen.
"Kami menerjunkan dokter hewan dan inseminator untuk melakukan pemantauan dan melaporkan setiap perkembangan," kata dia.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Nur Syamsu Hidayat mengatakan Kambing PE sendiri merupakan unggulan dari Kabupaten Kulon Progo. Cara untuk menjaga kualitas kambing PE dengan cara melakukan penjaringan kambing dengan kualitas unggul, salah satu cara penjaringannya adalah dengan diadakan kontes ini.
Selanjutnya kambing yang mempunyai kualitas unggul akan dibeli menggunakan APBD daerah untuk dihibahkan kepada kelompok kambing agar nantinya dikawinkan silang dan menghasilkan kambing dengan kualitas unggul.
“Tujuan diadakan acara ini adalah untuk meningkatkan populasi dan produksi sapi potong dan kambing PE serta panen pedet sendiri memiliki tujuan untuk mengevaluasi program Upsus Siwab yakni upaya khusus sapi indukan wajib bunting," katanya.
Pewarta : Sutarmi
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
24 Dalang Muda Kulon Progo unjuk kebolehan pada Festival Dhalang Anak-Remaja 2026
12 May 2026 19:38 WIB
Jajaran Rutan Kelas IIB Wates berkomitmen wujudkan lingkungan rutan steril dari narkoba
08 May 2026 12:20 WIB
Fajar Gegana apresiasi penundaan pemindahan prodi UNY di Kulon Progo ke Gunungkidul
07 May 2026 16:39 WIB
Anggota DPRD DIY Fajar Gegana sayangkan pengunduran diri guru non-ASN di Kulon Progo
07 May 2026 11:28 WIB
Bupati Kulon Progo gerak cepat respon dugaan pungli administrasi kependudukan
27 April 2026 18:37 WIB
Terpopuler - Kulon Progo
Lihat Juga
24 Dalang Muda Kulon Progo unjuk kebolehan pada Festival Dhalang Anak-Remaja 2026
12 May 2026 19:38 WIB
Jajaran Rutan Kelas IIB Wates berkomitmen wujudkan lingkungan rutan steril dari narkoba
08 May 2026 12:20 WIB
Fajar Gegana apresiasi penundaan pemindahan prodi UNY di Kulon Progo ke Gunungkidul
07 May 2026 16:39 WIB
Anggota DPRD DIY Fajar Gegana sayangkan pengunduran diri guru non-ASN di Kulon Progo
07 May 2026 11:28 WIB
Bupati Kulon Progo gerak cepat respon dugaan pungli administrasi kependudukan
27 April 2026 18:37 WIB