Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka harus dikembangkan
Minggu, 13 Agustus 2023 6:57 WIB
Acara pembukaan Pameran Riset dan Inovasi Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-28 di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Jumat (11/8/2203). (ANTARA/HO-Kemendikbudristek)
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim menyampaikan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) pada 2023 ini menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan program-program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.
"Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional tahun ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan program-program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dengan mempersiapkan generasi muda Indonesia menjadi talenta riset dan inovasi," ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Dalam sambutannya pada acara pembukaan Pameran Riset dan Inovasi Hakteknas ke-28 di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, ia optimistis dalam waktu dekat Indonesia akan semakin unggul di panggung global.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Nizam menambahkan Hakteknas merupakan sebuah momentum untuk mengukuhkan kembali tekad untuk melakukan riset dan inovasi.
"Karena tanpa riset dan inovasi tentu sulit bagi bangsa ini untuk bisa lepas dari kelompok negara berpenghasilan menengah," tuturnya.
Menurutnya, middle income trap hanya bisa dilewati kalau ekonomi Indonesia bisa bertransformasi menuju ekonomi berbasis inovasi, dan inovasi itu adalah kerja keras secara terus menerus.
Nizam mengatakan sebuah karya tidak ada yang instan, terobosan-terobosan besar yang terjadi di dunia tidak serta merta terjadi tanpa adanya upaya keras.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendikbudristek: Hakteknas penyemangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka
"Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional tahun ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan program-program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dengan mempersiapkan generasi muda Indonesia menjadi talenta riset dan inovasi," ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Dalam sambutannya pada acara pembukaan Pameran Riset dan Inovasi Hakteknas ke-28 di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, ia optimistis dalam waktu dekat Indonesia akan semakin unggul di panggung global.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Nizam menambahkan Hakteknas merupakan sebuah momentum untuk mengukuhkan kembali tekad untuk melakukan riset dan inovasi.
"Karena tanpa riset dan inovasi tentu sulit bagi bangsa ini untuk bisa lepas dari kelompok negara berpenghasilan menengah," tuturnya.
Menurutnya, middle income trap hanya bisa dilewati kalau ekonomi Indonesia bisa bertransformasi menuju ekonomi berbasis inovasi, dan inovasi itu adalah kerja keras secara terus menerus.
Nizam mengatakan sebuah karya tidak ada yang instan, terobosan-terobosan besar yang terjadi di dunia tidak serta merta terjadi tanpa adanya upaya keras.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendikbudristek: Hakteknas penyemangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka
Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menristek sebut Pesawat nirawak Elang Hitam mulai terbang Januari 2021
10 August 2020 15:05 WIB, 2020
Wapres sebut Hakteknas momen tepat kembangkan inovasi vaksin COVID-19
10 August 2020 12:58 WIB, 2020