Budaya bertutur harus dilestarikan agar tak punah
Senin, 8 Juli 2024 8:19 WIB
Pemkab Bangka Selatan melestarikan budaya bertutur. ANTARA/Ahmadi
Toboali, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melestarikan budaya bertutur sebagai ciri khas masyarakat Melayu.
"Budaya bertutur yang merupakan ciri khas kita sebagai masyarakat Melayu terus dilestarikan melalui lomba bertutur bagi anak usia dini," kata Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangka Selatan, Emi Yunita, di Toboali, Minggu.
Emi mengatakan, keseriusan daerah dalam melestarikan budaya bertutur menuai keberhasilan dengan meloloskan salah seorang anak daerah atas nama Natan dari SDN 1 Payung untuk mewakili Provinsi Babel dalam lomba bertutur tingkat nasional.
"Natan Levian Saqori berhasil meraih juara pertama lomba bertutur di tingkat provinsi dan berhak mewakili Babel ke tingkat nasional," kata Emi.
"Budaya bertutur yang merupakan ciri khas kita sebagai masyarakat Melayu terus dilestarikan melalui lomba bertutur bagi anak usia dini," kata Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangka Selatan, Emi Yunita, di Toboali, Minggu.
Emi mengatakan, keseriusan daerah dalam melestarikan budaya bertutur menuai keberhasilan dengan meloloskan salah seorang anak daerah atas nama Natan dari SDN 1 Payung untuk mewakili Provinsi Babel dalam lomba bertutur tingkat nasional.
"Natan Levian Saqori berhasil meraih juara pertama lomba bertutur di tingkat provinsi dan berhak mewakili Babel ke tingkat nasional," kata Emi.
Pewarta : Ahmadi
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemendikbudristek: Festival Indonesia Bertutur 2024 dekatkan Gen Z dengan warisan budaya
09 August 2024 15:13 WIB, 2024