Tak sehat untuk kelompok sensitif, kualitas udara Jakarta
Jumat, 9 Agustus 2024 5:59 WIB
Suasana deretan gedung yang tersamar polusi di Jakarta Timur, Selasa (30/7/2024). . ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.
Jakarta (ANTARA) - Kualitas udara kota Jakarta tercatat tidak sehat bagi kelompok sensitif pada Jumat ini dan masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan, demikian seperti dinyatakan dalam laman IQAir yang diperbaharui pada pukul 05.00 WIB.
IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 139 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 51 mikrogram per meter kubik atau 10,2 kali lebih tinggi nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Adapun PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih kecil 2,5 mikron (mikrometer) yang ditemukan di udara termasuk debu, asap dan jelaga. Paparan partikel ini dalam jangka panjang dikaitkan dengan kematian dini, terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kualitas udara Jumat ini tak sehat bagi kelompok sensitif
IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 139 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 51 mikrogram per meter kubik atau 10,2 kali lebih tinggi nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Adapun PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih kecil 2,5 mikron (mikrometer) yang ditemukan di udara termasuk debu, asap dan jelaga. Paparan partikel ini dalam jangka panjang dikaitkan dengan kematian dini, terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kualitas udara Jumat ini tak sehat bagi kelompok sensitif
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Herry Soebanto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Akademisi menegaskan tidak ada hak lintas damai otomatis pesawat militer asing
29 April 2026 23:56 WIB
AirNav Indonesia memperkuat pengawasan ruang udara guna kelancaran angkutan Lebaran
16 March 2026 21:10 WIB