Bantul (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta mendata dua rumah mengalami kerusakan dampak getaran gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4,4 yang mengguncang Bantul pada Selasa (27/1/2026) siang.
"Dengan adanya gempa kemarin magnitudo 5,5 sama 4,4 dari seluruh Bantul yang merasakan guncangan gempa tersebut, tidak ada warga yang mengungsi, cuma ada laporan beberapa tempat ada rumah yang temboknya retak itu dua rumah," kata Sekretaris BPBD Bantul Ribut Bimo Haryo Tejo di Bantul, Rabu.
Selain dua rumah yang temboknya retak, kata dia, gempa bumi magnitudo 5,5 di Pacitan Jawa Tengah pada Selasa (27/1) pagi dan magnitudo 4,4 di Bantul pada Selasa (27/1) siang tersebut juga berdampak pada satu rumah yang atap rumah atau plafonnya jatuh.
Rumah-rumah yang rusak terdampak guncangan gempa tersebut ada di wilayah Kelurahan Srihardono, Kecamatan Pundong dan Kelurahan Srigading, Kecamatan Sanden.
"Sampai detik ini belum ada laporan yang menyampaikan bahwasanya dampak gempa itu parah, hanya sebatas itu di beberapa tempat, namun kerusakan itu nggak parah, cuma ada retakan-retakan dari bangunan rumah, sama plafon satu rumah," katanya.
Dia mengatakan, dikarenakan kondisi kerusakan rumah dampak gempa tidak tergolong parah, maka BPBD Bantul belum bisa memastikan pemberian bantuan, namun dampak tersebut akan menjadi perhatian, manakala terjadi gempa kembali.
"Selama ini dampaknya belum parah, cuma retak, jadi menurut asesmen (penilaian) kami kalau terjadi lagi yang cukup membahayakan dari BPBD akan ke sana dan asesmen kalau perlu diberikan bantuan kita akan memberikan bantuan," katanya.
Dia mengatakan, bantuan yang diberikan jika memang dibutuhkan nantinya bisa dalam bentuk material maupun semen dan sebagainya, hal itu sebagai komitmen BPBD Bantul yang selalu siap dalam menghadapi segala bencana yang ada di Bantul.
Bimo mengatakan, dalam penanganan lebih lanjut, BPBD Bantul sudah mengerahkan para personel dan relawan forum pengurangan resiko bencana (FPRB) yang tersebar di 75 desa atau kelurahan untuk memberikan informasi terkini.
"Kami minta sampaikan informasi ke kami apabila ada dampak-dampak yang lebih besar dari apa yang sudah masuk ke BPBD Bantul dalam hal ini Pusdalops (Pusat Pengendalian Operasi) kaitannya dengan kejadian gempa kemarin," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPBD Bantul data dua rumah rusak dampak gempa bumi magnitudo 4,4