
Bantul identifikasi tempat penitipan anak cegah kekerasan pada anak

Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan penelusuran dan indentifikasi terhadap tempat penitipan anak (TPA) atau daycare di daerah ini guna mencegah kejadian kekerasan pada anak di lembaga pengasuhan anak tersebut.
"Tujuan penelusuran dan identifikasi ini untuk mencegah, jangan sampai ada kejadian serupa di Bantul. Karena TPA di Bantul ini banyak sekali," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Sabtu.
Menurut dia, pihaknya sudah menugaskan Dinas Sosial bersama Staf Ahli Bupati untuk penelusuran dan identifikasi TPA-TPA di Bantul, langkah tersebut juga bagian dari pencegahan agar kekerasan anak di daycare Kota Yogyakarta tidak terjadi di Bantul.
Bupati mengatakan, penelusuran terhadap tempat penitipan anak tersebut bertujuan untuk memastikan TPA-TPA yang ada di Bantul memiliki mekanisme pengasuhan anak yang baik.
"Merawat anak itu harus dengan kehati-hatian. Karena ini kan amanah banyak orang. Maka harus dijamin keamanannya, kesehatannya, kenyamanan tempatnya, serta cara mengasuhnya," katanya.
Menurut dia, bagi Pemkab Bantul, peristiwa kekerasan anak tersebut semakin mendorong untuk memperketat pemantauan dan pengawasan pada tempat penitipan anak yang ada di Bantul.
Hal tersebut, lanjut dia, karena biar bagaimanapun juga, keberadaan TPA dipandang sebagai salah satu pilihan pengasuhan bagi banyak orang tua setelah mempertimbangkan banyak hal.
Dengan demikian, kekerasan pada anak di daycare merupakan peristiwa yang seharusnya tidak terjadi di tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
