Jakarta (ANTARA) - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berkomitmen menyiapkan generasi muda yang mampu memahami dan menguasai keamanan siber serta artificial intelligence (AI) secara bersamaan lewat program pelatihan hingga penguatan talenta.
“Kita memperkuat pengembangan talenta yang lebih terfokus dalam satu program yang kita sebut AI Talent Factory. Saat ini bekerja sama dengan Universitas Brawijaya, menyusul ITS dan UGM, serta sejumlah kampus lain,” kata Wamen Komdigi Nezar Patria lewat keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu.
Adapun program pelatihan di balai-balai SDM serta Digital Talent Scholarship yang memasukkan modul keamanan siber dan AI.
Pemerintah juga menyiapkan skema khusus penguatan talenta melalui AI Talent Factory.
Nezar menegaskan upaya ini ditujukan untuk menghadapi peningkatan ancaman digital yang makin personal dan masif.
“Kemkomdigi merespons secara aktif perkembangan keamanan siber dari tingkat global hingga nasional dengan menyiapkan talenta melalui pelatihan-pelatihan,” katanya.
Menanggapi pergeseran ancaman siber akibat penyalahgunaan AI, ia mengakui bahwa skala serangan kini tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan kemampuan bertahan, baik pada sistem lembaga maupun perangkat pribadi masyarakat.
“Perkembangan kemampuan serangan itu skalanya jauh lebih besar ketimbang kemampuan untuk bertahan. Ini cukup mengkhawatirkan,” katanya.
Untuk melindungi publik, dia menekankan pentingnya peningkatan kesadaran keamanan digital.
Ia pun menyerukan agar masyarakat bisa memilih dan menggunakan kata sandi yang lebih kuat dan mengaktifkan perlindungan berlapis.
“Kita menyebarkan awareness agar publik paham menggunakan gadget secara aman, memakai password yang lebih kompleks, multi-factor authentication, bahkan kunci fisik yang sudah mulai dipakai sejumlah platform,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah mendorong pengembang platform digital agar membangun sistem dengan pendekatan security by design.
Aspek keamanan harus menjadi bagian dari perancangan sejak awal.
“Sejak awal mereka harus melakukan review terhadap ketahanan siber dan comply dengan standar-standar baru di tengah dinamika AI yang sangat cepat,” tegasnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Komdigi hadirkan program agar generasi muda kuasai keamanan siber