
PMI DIY kembangkan SIM pendonor

Jogja (ANTARA Jogja) - Palang Merah Indonesia DIY tengah mengembangkan sistem informasi manajemen pendonor yang didasarkan basis data pendonor tetap yang ada di wilayah tersebut, sehingga bisa digunakan untuk pengembangan berbagai program, termasuk "SMS gateway".
"Dari berbagai cabang Palang Merah Indonesia yang ada di kota/kabupaten di DIY, PMI Cabang Kota Yogyakarta yang sudah mengembangkan sistem informasi manajemen (SIM) ini untuk `SMS gateway` tetapi belum disinkronkan dengan cabang di empat kabupaten lain," kata Ketua PMI DIY Herry Zudianto di Yogyakarta, Senin.
Menurut dia, sistem informasi manajemen pendonor darah tersebut dimulai oleh PMI pusat dan kemudian dikembangkan ke daerah-daerah.
Dengan adanya sistem informasi manajemen tersebut, lanjut Herry, seluruh pendonor akan tercatat telah melakukan donor darah, meskipun ia tidak melakukan donor darah di tempatnya tercatat sebagai pendonor tetap.
Salah satu program yang bisa dikembangkan adalah "SMS gateway", yaitu pesan singkat melalui telepon genggam ke pendonor untuk menginformasikan bahwa pendonor dapat kembali melakukan donor darah.
Ia pun menambahkan, untuk meningkatkan ketertarikan masyarakat menjadi pendonor, akan dibuat kartu donor darah dengan bentuk fisik yang lebih baik, tidak lagi terbuat dari kertas tetapi plastik, dan bisa digunakan sebagai kartu diskon di sejumlah toko.
Selain itu, ia berharap, dengan adanya sistem informasi manajemen tersebut, akan mampu meningkatkan jumlah darah yang didonorkan.
Pada 2011, tercatat sebanyak 44.000 kantong darah yang telah didonorkan dan diharapkan pada 2012 bisa meningkat hingga 70.000 kantong.
Angka 70.000 kantong tersebut merupakan angka yang ideal yaitu dua persen dari populasi penduduk di suatu wilayah, sehingga diharapkan tidak akan ada lagi kekurangan darah di PMI.
"Selama ini, ketersediaan darah selama bulan puasa selalu saja turun. Mungkin tinggal seperempat dari hari biasa," katanya.
Karenanya, ia pun mengusulkan adanya donor darah saat malam hari setelah tarawih.
"Kami akan melakukan kerja sama dengan masjid-masjid yang ada. Dengan demikian, persediaan darah akan selalu terjaga," katanya.
Pewarta :
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
