Logo Header Antaranews Jogja

Indonesia capai swasembada garam konsumsi 2012

Sabtu, 9 Juni 2012 11:54 WIB
Image Print
Petani garam (Foto antaranews.com)

Badung (ANTARA Jogja) - Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo mengatakan, Indonesia bisa swasembada garam untuk konsumsi pada 2012.

"Insyallah tahun ini bisa swasembada garam, tapi garam konsumsi bukan garam untuk kebutuhan industri," katanya seusai membuka Festival Segitiga Karang di Pantai Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu.

Saat ini Indonesia baru memproduksi garam untuk kebutuhan konsumsi 1,5 juta ton per tahun.

Meski memiliki wilayah laut yang luas dengan potensi produksi garam yang tinggi, namun Indonesia masih tergantung impor garam untuk kebutuhan industri.

Lebih lanjut Sutardjo menyatakan bahwa untuk garam industri, Indonesia baru mampu memproduksi 1,8 juta ton per tahun.

Tingkat kebutuhan garam untuh kebutuhan industri yang tinggi dalam negeri membuat Indonesia belum mampu memenuhi produksi garam industri. "Kami masih mengimpor garam untuk kebutuhan industri," tambahnya.

Sementara untuk potensi ekspor, Indonesia masih belum memungkinkan untuk mengekspor garam karena kebutuhan garam masih kurang.

Menurutnya tidak semua tempat di Tanah Air memiliki cuaca panas yang sesuai untuk budi daya garam, sehingga menjadi salah satu penyebab Indonesia belum mampu memproduksi garam khusus industri.

Pihaknya mencontohkan kawasan Pulau Madura yang memang memiliki karakter cuaca yang bagus untuk produksi garam.

(PSO-330)



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026