DKP DIY kenalkan proses pembuatan garam bagi generasi muda

id DKP DIY ,Proses pembuatan garam ,Generasi muda

DKP DIY kenalkan proses pembuatan garam bagi generasi muda

Proses pembuatan garam di pesisir pantai Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/Ho-Kominfo Gunungkidul

Gunungkidul (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Daerah Istimewa Yogyakarta berkolaborasi dengan DKP Gunungkidul mengadakan kegiatan Sekolah Lapang Garam di kawasan pesisir Gunungkidul sebagai upaya mengenalkan proses pembuatan garam bagi generasi muda daerah tersebut.

Kepala Bidang Kelautan Pesisir dan Pengawasan DKP DIY Veronica Vony Rorong di Gunungkidul, Jumat, mengatakan, Sekolah Lapang Garam tidak hanya sekadar transfer ilmu, tetapi juga upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap potensi bahari daerahnya.

"Selama ini sektor pergaraman masih dianggap pekerjaan tradisional. Melalui sekolah lapang ini, kami ingin menunjukkan kepada generasi muda bahwa garam adalah komoditas penting yang memiliki nilai ekonomi tinggi bila dikelola dengan baik dan inovatif," katanya.

Kegiatan Sekolah Lapang Garam dengan melibatkan peserta dari siswa SMK itu diharapkan menambah wawasan dan keterampilan bagi generasi muda tentang potensi garam lokal, serta prospek pengembangan dan memotivasi dalam pengembangan garam di DIY.

"Program ini selain menjadi wadah pembelajaran juga sekaligus praktik lapangan untuk memperkenalkan proses pembuatan garam kepada generasi muda," katanya.

Pada kegiatan tersebut, para peserta diperkenalkan pada berbagai metode pembuatan garam, mulai dari teknik tradisional hingga inovasi modern yang menghasilkan produk berkualitas seperti garam kecantikan.

Mereka juga diajak memahami aspek manajemen usaha, pemasaran, serta pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir.

Sementara itu, Kepala DKP Gunungkidul Johan Wijayanto mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan kader muda yang peduli dan mampu mengembangkan potensi kelautan, khususnya garam, di wilayah Gunungkidul.

"Melibatkan siswa SMK dalam sekolah lapang ini adalah investasi jangka panjang. Mereka diharapkan bisa menjadi agen perubahan yang membawa ide segar dan inovasi di sektor kelautan dan perikanan," katanya.

Dengan kegiatan ini, DKP DIY dan DKP Gunungkidul berharap pengetahuan tentang pergaraman dapat diwariskan dan dikembangkan oleh generasi muda, sehingga potensi garam lokal tidak hanya terjaga, tetapi juga mampu menjadi sumber kesejahteraan masyarakat di masa depan.

Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.