
Petani sebaiknya tidak pinjam modal kepada tengkulak

Jogja (ANTARA Jogja) - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengingatkan, sebaiknya petani di daerah tidak mencari pinjaman modal kepada tengkulak, tetapi sebaiknya ke bank.
"Mereka sebaiknya mencari modal bukan dari tengkulak, tetapi dari bank, karena bunganya lebih kecil," kata Gita saat menjadi pembicara dalam Sidang Tanwir I Pimpinan Pusat Aisyiyah di Yogyakarta, Jumat.
Menteri juga mengajak lembaga penyuluh pertanian agar lebih gencar memberi pengertian kepada petani untuk mencari pinjaman ke bank.
Menurut dia, hingga saat ini banyak petani di daerah yang tidak bisa mengajukan pinjaman modal ke bank, karena tidak mengerti prosedurnya.
Sementara itu, kata menteri, saat ini hanya 20 persen masyarakat Indonesia yang dapat mengakses dana untuk modal, dan sisanya tidak memiliki akses, serta tidak mengerti cara mencari pinjaman.
"Biasanya bank tidak mau memberi pinjaman karena mereka tidak punya dokumen-dokumen yang lengkap," katanya.
Banyak petani di Indonesia, kata dia, yang masih kekurangan dana atau modal untuk biaya pertanian.
"Kalau mereka mau menanam, tidak ada modal untuk pupuk yang minimal rata-rata Rp15 juta," katanya.
Ia mengatakan telah melakukan koordinasi dengan bank-bank BUMN maupun swasta untuk memudahkan, dan memberi pinjaman modal kepada para petani.
"Kita sudah minta bank-bank di Indonesia untuk dapat memudahkan dan memberi pinjaman kepada para petani," kata mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) ini.
(KR-LQH)
Pewarta :
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
