
Puluhan PKL Bantul peroleh bantuan peralatan usaha

Bantul (ANTARA Jogja) - Sebanyak 40 pedagang kaki lima di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memperoleh bantuan peralatan usaha dari pemerintah provinsi setempat.
Bantuan peralatan usaha berupa gerobak, tenda, kompresor, dan tong sampah itu, diserahkan secara simbolis oleh pejabat dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi DIY di Bantul, Jumat.
Kepala Disperindagkop Bantul Sulistyanta di sela acara penyerahan bantuan tersebut, mengatakan, 40 pedagang kaki lima (PKL) yang memperoleh bantuan peralatan usaha itu, berasal dari enam kecamatan yaitu Srandakan, Kasihan, Bantul, Imogiri, Banguntapan, dan Sewon.
Menurut dia, Bantul mengajukan permohonan bantuan untuk 100 PKL, tetapi hanya 40 PKL yang disetujui.
Program hibah tersebut baru pertama kalinya dilakukan, dan rencananya akan rutin setiap tahun.
"Bantul memiliki sekitar 3.000 PKL, nantinya bantuan ke PKL lain akan diberikan secara bertahap. Sebelum menentukan penerima bantuan, kami harus melakukan survai terlebih dahulu," katanya.
Ia mengatakan PKL yang berhak menerima bantuan peralatan usaha harus merupakan warga dan memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Bantul, membuka usaha di Bantul, dan menjadi anggota koperasi PKL.
Menurut dia, hibah tenda diberikan kepada PKL pedagang makanan-minuman angkringan, hibah kompresor diberikan kepada PKL tukang tambal ban, sedangkan gerobak diberikan kepada PKL yang membutuhkan.
"Masing-masing PKL juga menerima hibah tong sampah, kami berharap dengan bantuan ini mereka bisa meningkat usahanya, dan berdampak pada peningkatan kesejahteraannya. Kami minta bantuan ini dimanfaatkan sebaik mungkin, jangan dijual," katanya.
Menurut dia, bantuan untuk peningkatan usaha para PKL itu, berasal dari berbagai sumber, seperti dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koperasi, serta Kementerian Perdagangan.
Ia mengatakan, belum lama ini PKL di Kecamatan Sanden dan Depok, Kabupaten Bantul, juga menerima bantuan dari pemerintah pusat berupa 50 kios senilai Rp300 juta.
(KR-HRI)
Pewarta :
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
