Logo Header Antaranews Jogja

Harga beras di Bantul stabil

Jumat, 30 Agustus 2013 07:34 WIB
Image Print
Pedagang beras di pasar tradisional (Foto antarafoto.com)

Bantul (Antara Jogja) - Harga beras di pasar tradisional Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pekan terakhir Agustus rata-rata stabil karena persediaan di pasar masih mencukupi kebutuhan.

Pedagang beras di Pasar Niten Bantul, Marjinah, Jumat mengatakan harga beras pekan ini masih stabil pada kisaran Rp7.600 per kilogram untuk jenis IR 1 dan beras jenis IR 2 juga Rp7.300 per kilogram.

"Harga beras tetap stabil, bahkan sejak puasa, Lebaran sampai sekarang ini cenderung stabil, karena barangnya ada terus, juga pasokan mudah dari sebagian petani yang saat ini masih panen di beberapa wilayah," katanya.

Menurut dia, harga beras di pasaran tidak seperti harga bahan kebutuhan pokok lainnya yang harganya cenderung fluktuatif, karena jika harga beras berubah itu hanya selisih tipis dan tidak lama kembali normal.

Meski demikian, kata dia dirinya tidak mau berspekulan apakah harga beras akan terus stabil, apalagi menyimpan stok dalam jumlah besar, namun tetap mengikuti perkembangan harga sesuai harga pasaran.

Berdasarkan pantauan petugas Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul di pasar tradisional setempat pekan ini harga kebutuhan pokok cenderung fluktuatif, namun rata-rata harganya tetap stabil.

Seperti harga gula pasir stabil pada kisaran Rp11.500 per kg, kemudian minyak goreng stabil Rp12.000 per liter untuk jenis kemasan, sementara minyak goreng curah stabil pada kisaran Rp9.500 per liter.

Telur ayam yang sempat naik turun pada antara Rp17.000 sampai Rp19.000 per kg beberapa pekan lalu, namun pekan ini stabil pada kisaran Rp16.000 per kg, kemudian daging ayam juga stabil pada kisaran Rp28.000 sampai Rp30.000 per kg.

Harga sayuran yang sebelumnya cenderung fluktuatif, namun pekan ini stabil seperti kubis tetap Rp3.500 per kg, wortel Rp7.000 per kg, buncis Rp4.500 per kg dan tomat Rp7.000 per kg.

Sementara itu, harga daging sapi yang dijual di pasar tradisional stabil tinggi pada kisaran Rp96.000 per kilogram karena sejak mengalami kenaikan awal puasa lalu sampai saat ini belum ada penurunan.

"Harganya naik sudah dari sejak puasa, saat itu karena paguyuban pengusaha daging sapi di Pleret menaikkan harga Rp4 ribu per kilogram," kata pedagang daging sapi di Pasar Bantul Suyadi.

(T.KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026