Logo Header Antaranews Jogja

Polisi buru pelaku curat toko batik

Selasa, 28 Januari 2014 21:00 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto antaranews.com)

Jogja (Antara Jogja) - Jajaran Kepolisian Resor Kota Yogyakarta masih melakukan identifikasi pengejaran terhadap pelaku pencurian dengan pemberatan di Toko Batik Kana di Jalan AM Sangaji No 2 Jetis, Kota Yogyakarta, yang lolos dari sergapan polisi, Selasa Siang.

"Pelaku membawa kabur perhiasan dan laptop senilai Rp200 juta," kata Wakapolresta AKBP Agustinus Supriyanto SIK.

Menurut dia, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.

"Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan bukti-bukti lainnya," katanya.

Pemilik Toko Batik Kana, Eduardus, mengatakan kejadian tersebut sekitar pukul 12.00 WIB, saat itu ia bersama istrinya pergi makan dan meninggalkan toko dalam keadaan kosong.

"Selang satu jam kemudian saat pulang ke toko. Saya melihat gembok pintu sudah tidak ada, namun pintu masih tertutup," katanya.

Setelah masuk ke toko, korban curiga gembok sudah ada di kursi.

"Ternyata kondisi dalam toko sudah acak-acakan dan perhiasan beserta laptop hilang. Saya melihat ada orang yang lari, dan istri saya suruh panggil polisi terdekat. Kemudian saya menunggu di bawah supaya pelaku tidak bisa keluar," katanya.

Polisi yang datang ke TKP langsung melakukan pengepungan dan pengejaran ke dalam toko.

Bahkan rumah dan toko yang ada di samping TKP juga dilakukan penggeledahan karena diduga pelaku bersembunyi, karena ada warga yang melihat pelaku sempat melompat rumah samping milik korban.

Petugas sempat mengeluarkan tembakan peringatan, namun juga tidak membuahkan hasil. Seluruh atap rumah samping korban juga tidak luput dilakukan penyisiran.

Setelah dilakukan penyisiran sekitar 2,5 jam dan tidak tertangkap, petugas keluar dari rumah dan hanya siaga di luar.

(V001)



Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026