
KPU Bantul prediksikan DPS pilpres bertambah

Bantul (Antara Jogja) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memprediksikan angka daftar pemilih sementara untuk pemilihan presiden bertambah dibanding dengan daftar pemilih pada pemilu legislatif lalu.
"Kalau angka daftar pemilih sementara (DPS)-nya jelas bertambah, namun prosentasenya kecil," kata Komisioner KPU Bantul, Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Arif Widayanto terkait prediksi angka DPS Pilpres, Jumat.
Menurut dia, DPS Pilpres merupakan daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April lalu yang kemudian dimutakhirkan dengan penelitian dan pencocokan (coklit) oleh masing-masing panitia pemungutan suara (PPS) tingkat desa.
Menurut dia, penambahan angka DPS Pilpres tersebut karena terhitung sejak 10 April hingga 9 Juli 2014 terdapat warga Bantul yang genap berusia 17 tahun atau yang sudah memenuhi persyaratan untuk memilih atau pemilih pemula sebanyak sekitar 4.700 orang.
"Kalau DPT Pileg Bantul angkanya 716.246 orang, sehingga jelas akan lebih banyak, namun angka pastinya belum bisa menyebutkan, tunggu saja besok, karena DPS Pilpres secara resmi baru akan ditetapkan pada Sabtu (17/5) di KPU Bantul," katanya.
Ia mengatakan penambahan angka DPS Pilpres dibanding DPT Pileg tidak hanya berasal dari pemilih pemula, namun juga berasal dari warga luar Bantul yang mutasi atau pindah domisili ke kabupaten ini terhitung sejak 10 April atau pasca-pileg.
Meski demikian, kata dia, penambahan angka pemilih tidak sebanyak tambahan angka itu, karena pada saat pemutakhiran data, pihaknya juga mencoret data pemilih yang meninggal dunia dan pemilih yang sudah tidak memenuhi persyaratan.
Ditanya perbandingan angka pemilih pemula pada Pilpres nanti dengan angka pemilih pemula pada Pileg lalu, kata dia, jumlahnya dipastikan lebih banyak pada Pileg yang sekitar 50 ribu orang.
"Pemilih pemula pada Pilpres nanti angkanya lebih sedikit, karena rentang waktu antara Pileg dengan Pilpres pendek hanya tiga bulan. Pemilih pemula nanti kebanyakan adalah pelajar SMA yang sudah kelas 3 Sma," katanya.
(KR-HRI)
Pewarta : Oleh Heri Sidik
Editor:
Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
