
Pengamanan libatkan dua unit panser

Jogja (Antara Jogja) - Kodim 0734 Yogyakarta memperoleh pinjaman dua unit panser untuk mendukung pengamanan pelaksanaan Pemilu Presiden 2014 di Kota Yogyakarta, ditambah bantuan pasukan satu satuan setingkat kompi dari Batalyon 403 Wirasada Pratista.
"Dua unit kendaraan perintis tersebut merupakan pinjaman dari Kodam IV Diponegoro. Bantuan diberikan karena ada status siaga satu secara nasional," kata Komandan Kodim 0734 Yogyakarta Letkol Ananta Wira di sela Apel Kesiapan Pengamanan Pemilu Presiden 2014 di Kota Yogyakarta, Selasa.
Menurut Ananta, dua jenis kendaraan perintis tersebut akan disiagakan di Kodim 0734 Yogyakarta dan dapat langsung diturunkan sewaktu-waktu apabila dibutuhkan. Panser yang disiagakan adalah dari jenis pengintai dan serbu.
Dua unit panser tersebut juga ikut disiagakan dalam Apel Kesiapan Pengamanan Pemilu Presiden 2014 yang digelar di kompleks Balai Kota Yogyakarta bersama sejumlah kendaraan operasional dari kepolisian, serta sejumlah kendaraan operasional dari Pemerintah Kota Yogyakarta seperti mobil pemadam kebakaran dan ambulans.
Sementara itu, Kodim 0734 Yogyakarta juga menerjunkan sebanyak 360 personel untuk membantu pengamanan Pemilu Presiden 2014. Personel tersebut disiagakan di tiap-tiap koramil yang ada di wilayah.
"Kami akan tetap berkoordinasi dengan kepolisian untuk membantu pengamanan pelaksanaan Pemilu Presiden 2014," tuturnya.
Ia berharap, seluruh masyarakat Kota Yogyakarta bisa menggunakan hak pilihnya dengan datang ke tempat pemungutan suara (TPS) tanpa harus merasa takut dan ragu-ragu.
"Masyarakat dipersilahkan datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya. Tidak usah takut atau ragu-ragu. Kami dari TNI dan kepolisian siap melakukan pengamanan," tukasnya.
Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti yang bertindak sebagai Pembina Apel Kesiapan Pengamanan Pemilu Presiden 2014 mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kondisi di wilayah agar pemilu dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.
"Persiapan pengamanan untuk pelaksanaan Pemilu Presiden sudah direncanakan secara matang dan detil. Sudah ada bantuan peralatan pengamanan termasuk tambahan personel baik untuk kepolisian maupun untuk TNI," ucapnya.
Ia juga berharap, seluruh warga tidak mudah terprovokasi oleh berbagai hal yang berkembang di masyarakat sehingga kondisi di wilayah akan tetap kondusif.
Sebelumnya, Kapolresta Kota Yogyakarta Kombes (pol) Slamet Santosa mengatakan, sudah memetakan TPS rawan saat Pemilu Presiden 2014. Di Kota Yogyakarta terdapat 802 TPS dan 80 di antaranya masuk dalam kategori rawan.
"Kerawanan itu bisa saja karena ada pejabat yang memilih di lokasi tersebut atau TPS berada di wilayah yang menjadi basis massa dari salah satu pasangan," ucapnya.
Pemilu Presiden 2014 diikuti dua pasangan calon presiden dan wakil presiden yaitu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
(E013)
Pewarta : Oleh Eka Arifa Rusqiyati
Editor:
Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
