
Nelayan Bugel pinjam biaya melaut ke koperasi

Kulon Progo (Antara Jogja) - Nelayan Pantai Bugel Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, meminjam modal ke Koperasi Bugel Tani untuk biaya melaut setiap harinya.
Nelayan Pantai Bugel Rojulin di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan bahwa sekali melaut meminjam modal ke koperasi antara Rp150 ribu sampai dengan Rp200 ribu untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) dan makan.
"Kalau menggunakan uang pribadi, nelayan tidak bisa melaut tiap hari. Untuk itu, kami meminjam uang ke koperasi untuk modal melaut," kata Rojulin.
Ia mengatakan bahwa bunga pinjaman koperasi antara 2--3 persen. Misalnya, meminjam uang Rp150 ribu, mengembalikannya Rp170 ribu.
Munurut dia, bunga pinjamam relatif cukup murah. Apalagi, kalau hasil tangkapan ikan bagus, untuk mengembalikan pinjaman tidak terlalu berat.
"Kelebihan melaut menggunakan uang pribadi itu hasilnya lebih banyak. Bagi nelayan yang tidak memiliki modal, keberadaan koperasi sangat membantu. Sejauh ini, nelayan masih mengantungkan pinjaman pada koperasi," katanya.
Selain itu, dia mengatakan bahwa nelayan biasanya utang ke koperasi untuk membeli jaring, peralatan melaut lainnya, dan mesin kapal. Nelayan setiap 1 atau 2 tahun sekali pasti membeli jaring.
"Kami juga meminjam uang ke koperasi untuk keperluan melaut dan mesin kapal serta perawatan kapal. Kami berharap pemkab memberi bantuan modal kepada nelayan melalui koperasi," katanya.
Nelayan Pantai Bugel lain Warto mengatakan bahwa Koperasi Bugel Tani sangat membantu nelayan, khususnya saat nelayan membutuhkan uang mendadak untuk membeli peralatan seperti jaring dan mesin kapal.
"Kalau paceklik ikan, nelayan bisa meminjam uang ke koperasi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Warto.
(KR-STR)
Pewarta : Oleh Sutarmi
Editor:
Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026
