47 SMP negeri Bantul terapkan PPDB online

id ppdb

47 SMP negeri Bantul terapkan PPDB online

Ilustrasi PPDB online (foto juragansopwer.com)

Bantul, (Antara Jogja) - Sebanyak 47 sekolah menengah pertama negeri di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menerapkan sistem "real time online" dalam penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2015-2016.

"Untuk PPDB (penerimaan peserta didik baru) RTO (real time online) dilakukan di seluruh SMP Negeri yang berjumlah 47 sekolah, sistem ini dapat diakses lewat situs bantulkab.siap-ppdb.com," kata Kepala Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Bantul Totok Sudarto di Bantul, Selasa.

Menurut dia, jadwal penerimaan siswa baru sistem RTO di seluruh SMP Negeri tersebut dimulai pada 29 Juni sampai 8 Juli 2015, calon siswa baru bisa mengakses situs tersebut di berbagai lokasi.

"Wali siswa tidak perlu kebingungan dengan PPDB RTO, kalau tidak tahu menggunakan RTO datang saja ke sekolah yang dituju, karena akan dibantu petugas di sekolah tersebut untuk `entry data`," kata Totok.

Ia mengatakan, alur PPDB sistem online ini adalah pascapendaftaran online siswa datang ke sekolah dengan membawa cetak bukti pengajuan pendaftaran dan berkas syarat lain ke salah satu sekolah pilihan untuk kemudian diverifikasi sekolah.

Sementara itu, Totok mengatakan, berdasarkan data di instansinya, daya tampung siswa seluruh SMP di Bantul sebanyak 13.433 siswa, terdiri dari 8.025 siswa SMP negeri dan sisanya SMP swasta, sementara untuk MTs sebanyak 860 siswa.

Sedangkan jumlah lulusan siswa sekolah dasar (SD) di Bantul tahun 2015 sebanyak 12.100 siswa, sehingga pihaknya memastikan seluruh lulusan siswa SD tertampung di SMP.

"Secara angka, jumlah lulusan SD lebih sedikit dari kuota SMP, sehingga seluruh lulusan SD tertampung di SMP. Kami mengimbau kepada siswa dan wali untuk memilih SMP dekat rumah, pertimbangannya kualitas SMP di Bantul merata," katanya.

Sementara itu, terkait aturan bagi siswa luar kabupaten, pihaknya menerapkan aturan kuota maksimal sebesar 40 persen untuk seluruh SMP Bantul, sedangkan untuk 11 SMP negeri perbatasan maksimal dapat menerima siswa luar daerah 50 siswa.

Sebelas SMP negeri tersebut adalah SMP negeri 2 Sewon, SMP negeri 1 Kasihan, SMP negeri 1 Sedayu, SMP negeri 1 Srandakan, SMP negeri 1 Piyungan, SMP negeri 2 Piyungan, SMP negeri 1 Banguntapan, SMP negeri 2 Banguntapan, SMP negeri 2 Kretek, SMP negeri 3 Imogiri dan SMP negeri 1 Dlingo.***4***

(KR-HRI)

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.