Logo Header Antaranews Jogja

GLZoo bersedia bantu pengembangan TSTJ Solo

Jumat, 25 September 2015 18:46 WIB
Image Print
gembira loka (dok bonbin gembira loka)

Jogja (Antara Jogja) - Manajemen Objek Wisata Gembira Loka Zoo Yogyakarta menyatakan bersedia membantu pengembangan Taman Satwa Taru Jurug Solo agar lebih representatif serta memiliki daya tarik kunjungan wisata yang tinggi.

Hal itu disampaikan Direktur Gembira Loka Zoo (GLZoo), KRT Joko Tirtono di sela kunjungan Pejabat (PJ) Wali Kota Solo, Budi Suhartono bersama jajaran Direksi Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo di GLZoo Yogyakarta, Jumat.

Joko mengatakan, bantuan pengembangan TSTJ Solo itu akan diwujudkan dalam bentuk kerja sama pembangunan taman reptil, kolam ikan, serta kolam renang seperti yang ada di GLZoo, dengan menginvestasikan dana Rp5 miliar.

"Kerja sama ini semoga dapat segera terealisasi, karena TSTJ Solo mendambakan kebun binatang yang representatif seperti GLZoo," kata Joko.

Menurut dia, manajemen GLZoo memang perlu mengembangkan diri dengan membuka kerja sama dengan kebun binatang manapun, sehingga kontribusi pengembangan konservasi satwa nasional lebih besar dan jangkauan bisnis juga lebih luas.

"Dengan kerja sama ini GLZoo tidak seperti katak dalam tempurung, karena kami juga dapat membuka segmen di luar," kata dia.

Direktur TSTJ Solo, Bimo Wahyu Widodo mengatakan keinginan untuk mendapuk GLZoo sebagai mitra strategis sudah muncul sejak lama, guna membantu mendorong pengembangan kebun binatang yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Solo itu. "Kami memang ingin jadi anak asuhnya Gembira Loka," kata dia.

Menurut Bimo, dengan menggandeng GLZoo, diharapkan fungsi TSTJ Solo sebagai tempat konservasi, edukasi sekaligus rekreasi lebih terealisasi secara optimal. Dengan demikian daya tarik wisata juga diharapkan dapat meningkat signifikan.

"Desember tahun ini (2015), kami harapkan sudah bisa mulai pembangunan fisik, karena desain taman reptil, kolam ikan, serta kolam renang juga sudah dibuatkan pihak GLZoo," kata dia.

(L007)



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026