
DIY harapkan Festival Layang-layang dongkrak destinasi wisata

Bantul (Antara Jogja) - Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta mengharapkan Festival Layang-Layang tingkat nasional yang digelar di kawasan Pantai Parangkusumo Kabupaten Bantul Minggu mampu mendongkrak destinasi objek wisata pantai selatan.
"Kami berharap festival layang-layang ini dapat mendongkrak destinasi wisata Pantai Parangkusumo dan sekitarnya," kata Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata DIY Arya Nugraha di sela festival.
Menurut dia, festival layang-layang tingkat nasional merupakan event tahunan yang digelar bersama komunitas pecinta layang-layang, dan pada 2015 ini wilayah pantai selatan Bantul dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan festival.
Ia mengatakan, festival layang-layang 2015 diikuti sebanyak 35 tim, mereka selain berasal dari komunitas layang-layang DIY dan sekitarnya juga berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
"Ada yang dari Jawa, Kalimantan, bahkan Sulawesi. Ada beragam jenis layang-layang yang diterbangkan para peserta, di antaranya layang-layang tiga dimensi hingga dragon train," kata dia.
Selain melibatkan komunitas layang-layang, festival layang-layang 2015 ini juga diikuti para seniman, sebab ada sekitar 30-an seniman yang turut andil dengan melukis dan membuat sketsa dengan objek layang-layang.
"Saya mengkoordinir teman-teman perupa untuk melukis dan membuat sketsa bersama," kata koordinator perupa Godot Sutedjo.
Menurut dia, pelibatan para seniman pada festival layang-layang ini merupakan ide dadakan, sehingga masih ada hal yang perlu diperbaiki di antaranya penataan lokasi bagi para seniman, agar ke depan makin menarik perhatian masyarakat.
Pihaknya meyakini festival layang-layang akan lebih populer bila dikemas lebih baik lagi, sehingga ke depan selain para seniman, pihaknya menyarankan panitia juga memberi ruang bagi para fotografer untuk berpartisipasi.
"Ada banyak objek yang bisa diambil, mulai layang-layang hingga cara menerbangkannya. Kami berharap bisa mengangkat layang-layang biar mendunia," kata dia.
KR-HRI
Pewarta : Oleh Heri Sidik
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
