Logo Header Antaranews Jogja

Cabup Sleman menang di kampung masing-masing

Rabu, 9 Desember 2015 18:55 WIB
Image Print
ilustrasi (antaranews)

Sleman, (Antara Jogja) - Hasil penghitungan sementara Pilkada Serentak 2015 di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, masing-masing calon menang telak di tempat pemungutan suara di dekat tempat tinggalnya.

Dari pemantauan di TPS 16 Dusun Pugeran, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok yang merupakan TPS tempat calon bupati Yuni Satia Rahayu, pasangan Yuni-Danang menang telak.

Pasangan yang diusung PDIP, Gerindra, dan PKS mendapatkan 187 suara sedangkan pasangan calon Sri Purnomo-Sri Muslimatun mendapatkan 39 suara, dengan empat surat suara rusak dari total 230 pemilih yang datang, dari total jumlat DPT di TPS tersebut sebanyak 306 pemilih.

"Total partisipasi pemilih pada pilkada ini cukup tinggi, mencapai 75,1 persen," kata Ketua KPPS TPS 16, Abdul Rouf.

Sefangkan di TPS 24 Dusun Jaban, Tridadi, Sleman, tempat calon Bupati Sri Purnomo mencoblos, pasangan nomor urut 2, Sri Purnomo-Sri Muslimatun juga unggul telak.

Dari total 274 suara yang masuk, pasangan Sri Purnomo-Sri Muslimatun mendapatkan 216 suara, sedangkan Yuni-Danang hanya mendapatkan 47 suara dan 11 suara rusak.

Total terdapat 352 pemilih yang tercatat DPT di TPS yang menjadi tempat Sri Purnomo dan keluarganya menyalurkan hak pilih.

Sementara di TPS 24 Kutudukuh, Sinduadi, Mlati tempat calon wakil Bupati Danang Wicaksana Sulistya, pasangan nomor urut satu juga unggul. Dari total DPT 299 pemilih, 122 suara memilih Yuni-Danang, sedang 63 memilih Sri Purnomo-Sri Muslimatun.


Namun di TPS 31 Blunyah Gede, Sinduadi, Mlati tempat Calon Wakil Bupati Sri Muslimatun mencoblos, justru perolehan suaranya kurang bagus.

Dari total DPT 653 pemilih, hanya 449 pemilih yang menyalurkan hak pilihnya. Dari jumlah suara, pasangan nomor 1 Yuni-Danang unggul dengan total 269 suara, sedangkan pasangan nomor 2 mendapatkan 146 suara, serta 34 suara dianggap gugur.***2***

(V001)



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026