
BPBD kembali ingatkan warga waspadai cuaca ekstrem

Yogyakarta, (Antara Jogja) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Yogyakarta kembali mengingatkan warga untuk mewaspadai berbagai potensi bencana saat cuaca ekstrem, seperti pohon tumbang dan kerusakan infrastruktur lainnya.
"Cuaca ekstrem biasanya ditandai dengan hujan yang sangat lebat. Bisa menyebabkan pohon tumbang, genangan dan luapan sungai. Hal ini masih perlu terus diwaspadai," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta Agus Winarto di Yogyakarta, Rabu.
Hujan lebat yang mengguyur Kota Yogyakarta pada Rabu (23/3) menyebabkan sejumlah pohon tumbang, di antaranya pohon waru berdiameter 40 centimeter tinggi lima meter di Jalan Tentara Pelajar Jetis, pohon Keteng dengan tinggi 10 meter di halaman RS Ludiro Husodo menimpa kabel listrik dan ambulance.
Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di halaman parkir Taman Pintar yang menimpa satu unit sepeda motor, serta pohon tumbang di kantor Kelurahan Giwangan lama.
Seluruh pohon yang tumbang sudah langsung ditangani oleh BPBD Kota Yogyakarta dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Yogyakarta dibantu oleh warga sekitar.
Hujan lebat juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur, khususnya talud di dua lokasi yaitu talud sepanjang lima meter di Blunyahrejo, serta talud sepanjang 25 meter dengan tinggi sekitar enam meter di Kampung Jatimulyo Kelurahan Kricak. "Kami sedang melakukan pengecekan kondisi di lapangan," katanya.
Selain itu, terjadi kerusakan berupa jalan ambles di Jalan KH Ahmad Dahlan Nomor 149 Serangan Ngampilan. Jalan tersebut ambles sedalam satu meter dengan luas 3x6 meter persegi.
Dugaan sementara, jalan tersebut ambles akibat gorong-gorong atau saluran air yang ada di dalamnya tergerus air.
"Kami sudah pasang rambu di sekitar lokasi yang ambles. Nanti, akan dikoordinasikan dengan Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah untuk penanganan lanjutannya," katanya.
Salah satu warga di sekitar lokasi jalan yang ambles, Ponijan mengatakan, sebelum ambles sudah muncul retakan dan tidak lama kemudian langsung ambles.
"Kebetulan tidak ada orang yang sedang melintas sehingga tidak ada korban," katanya. ***4***(E013)
(E013)
Pewarta : Eka Arifa Rusqiyati
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
