
Pemkab salurkan Rp2,8 miliar kepada petani cabai

Gunung Kidul (Antara Jogja) - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyalurkan dana sebesar Rp2,8 miliar untuk petani cabai dan bawang merah di wilayah itu.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gunung Kidul Azman Latif di Gunung Kidul, Rabu, mengungkapkan dana sebesar Rp2,8 miliar itu diperoleh dari Tugas Pembantuan (TP) Kementerian Pertanian.
Pembagian masing-masing bernilai Rp1,82 miliar untuk bawang merah, dan Rp1,06 miliar untuk cabai merah. "Pemberian bantuan ini untuk dua komoditas yakni cabai dan bawang merah yang selama ini menjadi salah satu penyumbang inflasi, harapannya untuk menekan inflasi," kata Azman.
Ia mengatakan benih cabai dan bawang merah memang tergolong mahal, sehingga upaya ini untuk stimulan. Adapun cabai di 11 Kecamatan di Gunung Kidul, yakni di Kecamatan Wonosari, Semanu, Karangmojo, Playen, Semin, Ponjong, Saptosari, Tanjungsari, Girisubo, Tepus dan Ngawen.
Benih cabai merah akan diperbantukan kepada seluas 45 hektare. Sementara untuk bantuan benih bawang merah akan disalurkan di 12 kelompok yakni di Kecamatan Playen, Nglipar, Ponjong, Karangmojo, Wonosari, Saptosari dan Semanu dengan luas tanam untuk bawang merah seluas 50 hektare.
"Kami distribusikan bertahap. Ke depan seluruh kecamatan bisa memperoleh," katanya.
Azman mengatakan bantuan ini juga untuk meningkatkan produktifitas bawang merah dan cabai di Gunung Kidul. Diakuinya untuk bawang merah memang masih cukup rendah dibandingkan dengan komoditas yang lain.
"Tanaman bawang merah masih rendah karean luasan produksi tidak besar, dan petani juga belum begitu paham mengenai penanaman bawang merah," katanya.
(KR-STR)
Pewarta : Oleh Sutarmi
Editor:
Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026
