
Lebaran 2016 - Puncak arus balik di Bantul H+4 Lebaran

Bantul (Antara Joga) - Anggota kepolisian yang bertugas di Pos Pelayanan Terpadu Gabusan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan puncak arus balik Idul Fitri 1437 Hijriah di ruas jalan utama daerah ini terjadi pada H+4 Lebaran, Minggu (10/7).
"Arus balik masih ada, akan tetapi tidak sepadat saat puncak arus balik. Di Bantul puncak arus balik pada H+4 Lebaran, kebanyakan dengan kendaraan pribadi roda empat," kata anggota Pos Pelayanan (Posyan) Lebaran di Jalan Parangtritis Gabusan Bantul, Aiptu Paryono, Rabu.
Menurut dia, arus balik di Bantul yang melintas di jalan lingkar selatan wilayah Bantul mulai terlihat pada H+3 atau Sabtu (9/7) dan terus meningkat dan mengalami puncaknya pada Minggu (10/7), sementara setelah itu arus balik pemudik masih ada namun terpantau landai.
Ia mengatakan, kepadatan arus balik saat mengalami puncaknya pada Minggu (10/7) diperparah dengan arus kendaraan wisatawan yang menuju maupun keluar dari Jalan Parangtritis (jalur wisata Pantai Parangtritis) tepatnya di simpang empat Druwo, Kecamatan Sewon.
Bahkan, kata dia, saat puncak arus balik di Bantul pada Lebaran 2016, arus lalu lintas kendaraan pemudik lebih padat dibanding Lebaran 2015. Hal itu terlihat dari antrean kendaraan di setiap persimpangan lampu merah atau alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL).
"Lebih padat tahun ini dibanding lebaran tahun lalu. Tahun ini saat puncak arus balik antrean panjang dari simpang Druwo sampai depan Polsek Sewon kurang lebih sekitar tiga km. Ini karena pengguna kendaraan pribadi lebih meningkat," katanya.
Selain di simpang empat Druwo, kata dia, kepadatan arus kendaraan saat H+Lebaran juga terjadi di sejumlah persimpangan APILL Jalan Parangtritis atau jalur wisata, misalnya di simpang tiga Tembi, simpang empat Manding dan simpang empat Bakulan paling selatan.
"Di simpang-simpang empat Jalan Parangtritis, biasanya diberlakukan rekayasa lalu lintas oleh kepolisian dengan sistem buka tutup dan memasang median di tengah jalan, akan tetapi mulai H+5 Lebaran hingga sekarang sudah dibuka," katanya.
Sementara itu, menurut dia, arus lalu lintas di Jalan Parangtritis mulai H+5 dan setelahnya masih relatif ramai, terutama pada siang sampai sore hari, sebab menurutnya sebagian pemudik masih belum kembali atau masih berlibur di wilayah Yogyakarta.
"Sejauh ini kecenderungannya pengguna kendaraan tertib lalu lintas, tidak ada yang ugal-ugalan, tetapi kita tetap waspada. Posko ini dibuka sampai H+7 Lebaran," katanya.
KR-HRI
Pewarta : Heri Sidik
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
