Bantul tindaklanjuti sejumlah kios di Pasar Seni Gabusan usai terbakar

id Kios Pasar Gabusan ,Kebakaran kios,Penanganan usai kebakaran

Bantul tindaklanjuti sejumlah kios di Pasar Seni Gabusan usai terbakar

Penampakan kios kios di Pasar Seni Gabusan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta setelah terbakar, Senin (27/10/2025). ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta segera menindaklanjuti penanganan terkait kondisi sejumlah kios atau ruko di kompleks Pasar Seni Gabusan, Kelurahan Timbulharjo setelah kebakaran, Jumat (24/10) malam.

"Kami sudah melaporkan ke Pak Bupati secara tertulis terkait kejadian itu. Sehingga nanti kita tunggu tindak lanjut dari kebijakan pemerintah daerah," kata Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Bantul Prapta Nugraha di Bantul, Senin.

Dia mengatakan kios-kios tersebut terbakar diduga karena korsleting listrik, karena itu para penyewa kios atau ruko di Pasar Seni Gabusan diimbau agar melakukan antisipasi kejadian serupa dengan melakukan pengecekan kondisi masing-masing kios.

"Kalau ada barang-barang yang sekiranya mudah terbakar karena ada korsleting listrik, segera dilakukan perbaikan. Paling tidak, penyewa bisa sama-sama memantau dan melaporkan kepada kami," katanya.

Baca juga: Sembilan armada dikerahkan untuk padamkan kebakaran 14 kios di Pasar Seni Gabusan

Menurut dia, di kawasan Pasar Seni Gabusan yang berada di Jalan Parangtritis sebenarnya sudah terpasang alat pemadam api ringan (apar), namun pihaknya tidak mengetahui secara pasti jumlah alat pemadam portabel tersebut.

Lurah Pasar Seni Gabusan Bantul Nur Wijaya mengatakan berdasarkan hasil asesmen di lokasi kejadian terdapat delapan kios atau ruko yang terbakar. Kios-kios dalam satu bangunan itu berisi berbagai barang, sedangkan kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.

"Semua kondisi kios sudah kami laporkan ke dinas. Sehingga penanganan lebih lanjut ada di OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Dan kami juga memiliki petugas satpam yang berjaga untuk mengamankan lokasi Pasar Seni Gabusan," katanya.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan sejumlah kios di kompleks Pasar Seni Gabusan terbakar pada Jumat (24/10), sekitar pukul 21.30 WIB. Penyebab kejadian kebakaran diduga korsleting listrik, namun tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu.

"Akan tetapi, kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp200 juta, dikarenakan barang dagangan di dalam ruko mulai dari besi industrial, kerajinan, barang antik, onderdil motor, hingga mebel ikut terbakar," katanya.

Baca juga: Polres Bantul menggandeng seniman DIY adakan pameran seni di Gabusan

Baca juga: 190 stan UMKM ramaikan Bantul Creative Expo 2024

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.