Logo Header Antaranews Jogja

DIY bantu petani singkong Rp3,85 miliar

Senin, 1 Agustus 2016 21:21 WIB
Image Print
Ilustrasi singkong (antarfoto.com) (antarafoto.com)

Gunung Kidul (Antara Jogja) - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendapatkan bantuan dari provinsi sebesar Rp3,85 miliar untuk pengembangan komoditas ubi kayu atau singkong dalam rangka mendongkrak produksi.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kabupaten Gunung Kidul Azman Latif di Gunung Kidul, Senin, mengatakan alokasi dana tersebut bersumber dari Pemprov DIY yang digunakan untuk memberikan stimulan berupa bantuan pupuk kepada petani.

"Dana sebesar Rp3,85 miliar dari Pemda DIY, kami hanya menyalurkan saja," katanya.

Ia mengakui anggaran tersebut belum bisa menyasar seluruh petani di Gunung Kidul. Jika produksi dimaksimalkan hitungan kasar bisa mencapai 900 ribu ton per tahun produksi. Dari total lahan produksi sebesar 42 ribu hektare, hanya seluas 1.000 hektare saja yang mendapatkan bantuan intensifikasi ubi kayu.

"Pupuk akan disalurkan ke petani paling lambat September 2016," kata dia.

Azman mengatakan Gunung Kidul sebenarnya merupakan salah satu daerah penghasil ubi kayu, tetapi beberapa tahun terakhir mengalami penurunan produksi. Diharapkan dengan stimulan berupa pupuk ini mampu meningkatkan produksi. Dengan meningkatnya produksi maka tidak hanya dikonsumsi di Gunung Kidul namun bisa memenuhi permintaan luar daerah.

"Gunung Kidul merupakan salah satu penyumbang terbesar bahan pangan di DIY khususnya ubi kayu," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kabupaten Gunung Kidul I Ketut Santosa mengatakan Pemkab menyambut baik dana stimulan ini.

"Pemerintah diharapkan bisa menambah dana lagi karena ubi kayu merupakan bahan pengganti beras demi mendukung keberhasilan program diversifikasi pangan di wilayah Gunung Kidul," katanya.


(KR-STR)



Pewarta :
Editor: Mamiek
COPYRIGHT © ANTARA 2026