Logo Header Antaranews Jogja

Bantul usulkan bantuan komputer untuk UNBK SMP

Sabtu, 4 Maret 2017 21:55 WIB
Image Print
Ilustrasi (ANTARA FOTO)

Bantul (Antara) - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah mengusulkan permohonan bantuan komputer ke pemerintah pusat untuk mendukung pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer tingkat sekolah menengah pertama 2017.

"Beberapa waktu lalu Komisi D DPRD dan Dinas Pendidikan Bantul datang ke Jakarta (pusat) istilahnya memohon bantuan perangkat untuk pelaksanaan UNBK," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Bantul Totok Sudarto di Bantul, Sabtu.

Menurut dia, permohonan bantuan agar ada pengadaan sarana komputer di Bantul itu karena Dinas Pendidikan sudah berkomitmen untuk menyelenggarakan UBNK bagi semua siswa SMP se-Bantul pada tahun ajaran 2017.

Ia mengatakan, jumlah total SMP di Bantul sebanyak 112 sekolah, namun demikian, sebanyak 51 sekolah di antaranya belum mempunyai perangkat komputer itu, meskipun mempunyai namun jumlahnya tidak memadai untuk pelaksanaan UBNK sendiri.

"Kami sudah berkomitmen untuk melaksanakan UNBK, sehingga kami memohon bantuan karena APBD (anggaran pendapatan belanja daerah) untuk pengadaan komputer, kalau kami mengajukan untuk sebanyak 51 sekolah yang belum punya perangkat lengkap," katanya.

Totok mengatakan, jumlah bantuan komputer yang diusulkan untuk sekolah yang belum punya perangkat lengkap secara detail belum disampaikan, karena dalam permohonan itu, dinas hanya mengajukan daftar SMP di Bantul yang belum tersedia prasarana itu.

"Kami hanya melaporkan sekolah-sekolah ini yang belum punya, entah nanti mau diberi berapa tidak tahu, namun dari 51 sekolah paling tidak dua komputer untuk setiap sekolah. Kita tunggu perkembangannya," katanya.

Meski demikian, kata dia, jika permohonan bantuan perangkat itu belum bisa direalisasikan sebelum pelaksanaan UNBK yang dijadwalkan pada Mei 2017, semua siswa SMP di Bantul tetap mengikuti ujian dengan menggabung di sekolah lain.

Menurut dia, menggabung dengan sekolah lain itu seperti yang dilakukan dalam simulasi UNBK bagi siswa SMP se Bantul pada akhir Februari 2017 di 112 titik, dengan 51 titik berada di SMK yang difasilitasi Pemda DIY.

(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026