
Pasar murah akan digelar setiap Kamis

Kulon Progo (Antara Jogja) - Dinas Perdagangan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, bekerja sama dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia akan menggelar pasar murah di pasar rakyat di wilayah ini secara bergiliran setiap Kamis.
"Mulai minggu ini, kami melakukan operasi pasar di pasar rakyat bekerja sama dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) sampai Lebaran 2017," kata Kepala Dinas Perdagangan Kulon Progo Niken Probo Laras di Kulon Progo, Selasa.
Ia mengatakan komoditas yang dijual dalam pasar murah yakni gula pasir, minyak goreng, dan daging beku. Operasi pasar ini bertujuan untuk mempertahankan daya beli masyarakat saat bulan puasa dan lebaran nanti. Harga gula pasir Rp12 per kg, minyak goreng Rp15 ribu per kg dan daging sapi beku Rp80 ribu per kg.
"Kebutuhan masyarakat saat puasa dan lebaran sangat tinggi. Masyarakat biasanya untuk membuat takjil dan makan bersama saat lebaran," katanya.
Ia mengatakan lokasi pasar rakyat yang diusulkan yakni Pasar Sentolo, Pasar Wates, Pasar Bendungan, Pasar Dekso, Pasar Sewugalur, Pasar Temon, Pasar Mengruis, dan Pasar Samigaluh, serta pasar rakyat di Alun-alun Wates selama bulan puasa.
PPP mensyaratkan lokasi pasar murah yakni pedagangnya lebih dari 700 pedagang. Namun, yang memenuhi syarat tidak lebih dari lima pasar, maka Dinas Perdagangan meminta kebijakan khusus kepada PPI.
"Kami berharap setiap pasar rakyat dilakukan operari pasar, tapi karena PPI mensyaratkan seperti itu, kami meminta kebijakan khusus," kata Niken.
Asisten Perekonomian Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda Kulon Progo Triyono mengimbau masyarakat tidak melakukan aksi borong menjelang puasa atau lebaran nanti. Hal ini mengantisipasi adanya kenaikan harga kebutuhan pokok.
"Kami minta membeli kebutuhan pokok sesuai kebutuhan supaya tidak menimbulkan gejolak harga," imbaunya.
KR-STR
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
