Logo Header Antaranews Jogja

Satpol PP Kulon Progo razia tempat karaoke

Selasa, 30 Mei 2017 11:12 WIB
Image Print
Ilustrasi (Foto Istimewa)

Kulon Progo (Antara Jogja) - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, merazia tempat karaoke di Kecamatan Wates dan Temon yang masih beroperasi pada bulan puasa 2017.

Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Kulon Progo Duana Heru Supriatna di Kulon Progo, Selasa, menyebutkan ada lima tempat karaoke, yakni Karaoke Blass, Jon, Caesar, Dewata, dan Kings.

"Tempat karaoke Blass, Jon, Caesar, dan Dewata semua tutup, sepi dan situasi gelap gullita. Namun, di dalam ada beberapa kendaraan bermotor yang diduga milik pengunjung. Petugas tidak masuk ke dalam," kata Duana.

Di tempat karaoke Blass dan lainnya, petugas tidak bisa masuk karena tempatnya dipagar dengan ketinggian di atas 3 meter. "Seperti benteng `takeshi castle`," katanya.

Di tempat Kings Karaoke didapati masih beroperasi dengan masih adanya beberapa pengunjung lengkap dengan pemandu karaoke (LC). Petugas mengumpulkan LC dan pengunjung di depan ruang tamu. Pengunjung dan LC dilakukan pendataan di tempat.

Selanjutnya, petugas memeriksa seluruh ruangan dan ruang penerimaan tamu. Petugas menemukan 12 botol minuman keras jenis vodka dan 10 orang LC.

"Minuman keras diamankan ke Kantor Satpol PP Kulon Progo, sedangkan para LC diminta menunjukkan identitas berupa KTP atau tanda pengenal. Dari 12 LC, ada dua orang belum memiliki KTP dan hilang," katanya.

Duana mengatakan bahwa pihaknya meminta para LC mengambil KTP di Kantor Satpol PP sekaligus pembinaan dan pendataan pada hari berikutnya.

Menyinggung pemilik tempat karaoke, dia mengatakan bahwa pihaknya meminta yang bersangkutan untuk membuat surat pernyataan yang isinya mempersilakan petugas menyita semua peralatan karaoke jika masih buka lagi.

"Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan dilaporkan ke kepolisian atas tindakan perusakan segel," katanya.

Razia dilaksanakan secara terpadu antara Kodim 0731, Polres, dan Pemkab Kulon Progo. Kegiatan ini bertujuan menciptakan keamanan, ketenteraman, dan ketertiban umum.

"Kami berharap Ramadan ini, situasinya kondusif, aman, dan tenteram," katanya.
KR-STR



Pewarta :
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026