
Warga Gunung Kidul keluhkan harga air bersih

Gunung Kidul, (Antaranews Jogja) - Warga di Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengeluhkan tingginya harga air bersih satu tangki yang mencapai Rp350.000.
Kepala Desa Mertelu, Tugiman di Gunung Kidul, Selasa, mengatakan kekeringan di wilayahnya berlangsung hampir lima bulan yang menyebabkan sekitar 150 kepala keluarga (KK) kesulitan air bersih.
"Harga untuk mendatangkan satu tangki air bersih ke Desa Mertelu mencapai Rp350.000. Warga pun mengeluh karena harga sangat mahal," kata Tugiman.
Menurut dia, tingginya harga disebabkan kondisi geografis desa yang berada di pegunungan dengan kondisi jalan yang sempit sehingga menyulitkan truk tangki untuk bisa mencapai desa tersebut. Di Kecamatan Gedangsari juga tidak ada telaga air sehingga warga terpaksa membeli air bersih.
Dibanding wilayah lain, Tugiman menyebut, harga satu tangki air bersih di Desa Mertelu jauh lebih tinggi.
"Saya kasihan kalau warga membeli seharga itu, akan tetapi jika mengingat jarak serta medan, ya, menjadi lumrah," katanya.
Tugiman mengatakan persoalan keringan merupakan masalah rutin yang hampir terjadi setiap tahun. Namun saat ini pihaknya berupaya memprogramkan Sarana Air Bersih (SAB).
"Kami ada program SAB atau pengeboran. Akan tetapi, kami sangat mengharapkan uluran tangan dari donatur. Semoga ada yang peduli dengan kondisi Mertelu," kata Tugiman.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Gunung Kidul Edy Basuki mengakui di daerah tersebut banyak permukiman penduduk berada di pegunungan. Saat musim kemarau seperti sekarang, ketersediaan air habis.
"Dropping air terhambat medan. Jalur ekstrim, tidak semua sopir berani menuju lokasi," katanya.
Dia mengatakan, "dropping" masih mencukupi. Selama ini "dropping" air dari tingkat kecamatan juga ada. Tersedia satu unit armada untuk melakukan "dropping" air.
"Dalam sehari, bisa dilakukan tiga hingga empat kali sehari bisa tiga hingga empat kali. Kalau sewaktu-waktu minta tambahan dropping kami siap," ujarnya.
(T.KR-STR/B/I006/C/I006) 11-09-2018 19:17:23
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
