Sleman selenggarakan jalan sehat bulan alzheimer dunia

id Pemkab sleman

Sleman selenggarakan jalan sehat bulan alzheimer dunia

Kantor Pemerimtah Kabupaten Sleman (Foto ANTARA/ags) (Foto ANTARA/ags/)

Sleman (Antaranews Jogja) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, bekerja sama dengan yayasan Alzheimer’s Indonesia (Alzi) DIY menggelar Jalan Sehat dan Senam Massal dalam rangka memperingati Bulan Alzheimer Dunia di Lapangan Denggung Sleman,Minggu.

"Alzheimer sendiri adalah penyakit pikun yang umumnya terjadi pada lansia (lanjut usia)," kata Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun.

Menurut dia, Alzheimer atau penyakit pikun dapat dicegah, salah satunya dengan berolahraga secara rutin dan kegiatan sehari-hari seperti berjalan kaki, naik turun tangga dan senam ringan dapat menurunkan risiko kepikunan.

"Dengan begitu lansia tetap dapat beraktivitas secara optimal tanpa terganggu oleh penyakit pikun. Pikun ini dapat dicegah dengan pola hidup sehat dan kegiatan yang dapat menstimulasi kerja otak," katanya.

Pembina Yayasan Alzi Daerah Istimewa Yogyakarta KRAy Anglingkusumo mengatakan penyakit pikun dapat dihindari dengan pola hidup sehat. Diantaranya dengan mengkonsumsi makan-makanan yang sehat, olahraga khusus lansia, dan berkegiatan yang dapat menstimulasi otak sehingga otak mendapat suplai oksigen yang cukup.

"Dan perlu diketahui bahwa kepikunan ini tidak hanya terjadi pada orang tua. Tapi yang usia muda juga bisa terkena Alzheimer. Maka perlu dicegah dengan pola hidup yang sehat sedini mungkin," katanya.

Anglingkusumo mengimbau untuk para penderita Alzheimer untuk tidak perlu merasa dengan penyakitnya. Menurutnya penderita Alzheimer atau pun kerabatnya justru harus menginformasikan tentang penyakitnya kepada orang lain.

"Sehingga hal tersebut dapat meringankan beban psikis dari penderita atau pun kerabat yang merawatnya. Penyakit Alzheimer ini memang banyak ya. Di seluruh dunia, setiap tiga detik ada satu kasus Alzheimer. Jadi tidak perlu malu bagi yang terlanjur mengalami kepikunan. Tapi bagi yang belum harus selalu berusaha mencegahnya," katanya.

Kegiatan ini dibuka dengan senam Poco-poco secara massal yang diikuti oleh 1.000 peserta. Setelah senam, kemudian dilanjutkan dengan jalan sehat sejauh kurang lebih satu kilo meter.

Acara kemudian diakhiri dengan pembagian 100 doorprize yang telah disediakan oleh panitia.

Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.