RMI NU DIY mendukung terwujudnya pemilu damai

id nu diy

Suasana istighosah RMI NU DIY (Foto Istimewa)

Gunung Kidul (ANTARA) - Pengurus Wilayah Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama (NU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Istighosah dan Peringatan Harlah Ke-96 NU di Pondok Pesantren Terpadu Al Mumtaz, Kerjan, Beji, Patuk, Gunung Kidul, Minggu.

"Pelaksanaan kegiatan itu sekaligus bentuk deklarasi dukungan kiai dan santri di DIY untuk ikut mewujudkan pemilu yang damai. NU bersama seluruh jajaran berkepentingan untuk ikut menciptakan pemilu aman dan damai," kata Ketua PW RMI NU DIY KH Fairuzi Afik Dalhar.

Kegiatan itu dihadiri Kapolres Gunung Kidul AKBP Ahmad Fuady, pengurus NU DIY, Ketua PCNU Gunung Kidul H Arif Gunadi, Pimpinan Pondok Pesantren Al Mumtaz KH Mohammad Khoiron, kiai, ulama, dan masyarakat.

KH Fairuzi mengatakan istighosah itu diinisiasi kiai dan memiliki tujuan untuk mewujudkan ketenangan di masyarakat.

NU juga mengimbau masyarakat untuk tidak golput dan tetap menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing serta bertekad untuk memerangi hoaks maupun ujaran kebencian.

"Pemilu 2019 harus berjalan damai dan menggembirakan," katanya.

Ahmad Fuady mengatakan jajaran kepolisian terus melakukan pengamanan dalam mendukung terciptanya pemilu damai.

Bahkan, menurut dia, untuk pengamanan Pemilu 2019 dikerahkan sebanyak 700 personel kepolisian, yang juga mendapat dukungan dari Polda DIY.

"Masyarakat bisa ikut berpartisipasi untuk menjaga ketertiban dan keamanan, termasuk mendukung terselenggaranya pemilu yang aman dan kondusif," katanya.

KH Fairuzi mengatakan pesantren memiliki peran dalam ikut menciptakan suasana damai dalam pemilu. "Dengan peran serta para santri mari kita jaga pelaksanaan Pemilu 2019 dengan aman dan damai, ikut menangkal berita hoaks yang dapat menimbulkan perpecahan umat," katanya.

Dalam deklarasi dan doa bersama itu para santri berikrar, di antaranya setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, menjaga toleransi di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, mendukung dan turut mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, damai, jujur, adil dan demokratis. 

Selain itu, menolak segala bentuk berita bohong atau hoaks dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia serta selalu berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat demi terwujudnya situasi aman dan damai di Yogyakarta.
Pewarta :
Editor: Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar