RS Darurat Wisma Atlet rawat 511 pasien

id Wisma Atlet,rumah sakit,pasien corona,penanganan corona,virus corona,corona,covid-19,2019-ncov,novel coronavirus 2019

RS Darurat Wisma Atlet rawat 511 pasien

Salah satu pasien menjalani pemeriksaan awal di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet, Jakarta. (ANTARA/HO-Kogasgabpad RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet)

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 511 pasien menjalni rawat inap di Rumah Sakit Darurat COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta hingga Jumat (10/4) pagi dengan rincian 330 pria dan 181 pasien perempuan.

"Positif COVID-19 sebanyak 353 orang," kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Selain itu, Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet juga mencatat 107 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 51 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Dari data tersebut, pasien yang dirawat berkurang 11 orang dan delapan pulang untuk isolasi mandiri.

"Tiga orang dirujuk dengan rincian dua pasien ke RSUD Duren Sawit dan satu orang ke RS Carolus," ujar dia.

Masih pada hari yang sama, pasien COVID-19 bertambah sebanyak 19 orang dari 334 jiwa menjadi 353 orang. Kemudian, pasien PDP juga berkurang 31 orang dari 138 menjadi 107 pasien.

"Pasien ODP bertambah satu orang dari 50 orang menjadi 51 orang," katanya.

RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet mulai beroperasi pada 23 Maret lalu guna menangani pasien dengan gejala ringan, melakukan isolasi terhadap pasien positif terinfeksi, memberi terapi obat-obatan kepada pasien terinfeksi, dan membantu rumah sakit rujukan lain.

Terdapat tiga kriteria pasien yang diterima di RS darurat tersebut, salah satunya adalah pasien dari rumah sakit dengan kondisi ringan hingga sedang karena COVID-19.

Kedua, adalah mereka dari unsur masyarakat yang mengalami gangguan atau sakit COVID-19 dan ketiga, pasien yang berasal dari penjemputan setelah ada laporan dari keluarga atau masyarakat bahwa yang bersangkutan terindikasi sakit akibat COVID-19.
Pewarta :
Editor: Eka Arifa
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar