Israel tahan warga Palestina di Yerusalem Timur

id Otoritas pendudukan israel,warga palestina,pemukim illegal yahudi

Israel tahan warga Palestina di Yerusalem Timur

Seorang pengunjung melintas di depan Dome of Rock (Kubah Batu), kompleks Masjid Al Aqsa, Kota Tua Yerusalem, Minggu (31/5/2020). Kompleks Masjid Al Aqsa kembali dibuka untuk umum setelah ditutup selama kurang lebih dua setengah bulan karena pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/REUTERS/Ammar Awad/pras.

Yerusalem (ANTARA) - Otoritas pendudukan Israel menahan sembilan warga Palestina berusia muda di Yerusalem Timur yang diduduki.

Menurut saksi mata, kesembilan warga Palestina tersebut ditahan saat mereka berada di rumah dan di jalan-jalan.

Saksi mata mengatakan kepada WAFA bahwa Israel menahan satu orang dari rumahnya di lingkungan Isawiyya dan empat orang dari kota tua Yerusalem setelah menggerebek dan menggeledah rumah.

Empat lagi ditahan di dekat Masjid Al-Aqsa.

Israel telah menahan puluhan warga Palestina di Yerusalem Timur dalam upaya untuk menindak protes terhadap kebijakan Israel di kota yang diduduki, terutama Masjid Al-Aqsa, situs tersuci ketiga bagi Islam, dan wilayah Sheikh Jarrah di mana Israel ingin menendang beberapa keluarga Palestina keluar dari rumah mereka untuk menyerahkannya kepada pemukim ilegal Yahudi.

Sumber : WAFA
 
 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar