BBKSDA melepas satwa endemik Papua hampir punah

id Papua Barat

BBKSDA melepas satwa endemik Papua hampir punah

Kegiatan pelepasliaran satwa dilindungi di taman wisata alam Kota Sorong oleh BBKSDA dan instansi terkait, Selasa (14/9). (Antara/ HO- BBKSDA Papua Barat)

Sorong (ANTARA) - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat melepaskan seekor Landak Irian atau Zaglossus bruijnii, satwa liar langka yang hampir punah, bersama belasan jenis burung di Taman Wisata Alam Kota Sorong, Selasa.

Landak Irian dan belasan burung walik, burung merpati hutan dan burung mino wajah kuning yang dilepas liar di Taman Wisata Alam Kota Sorong tersebut merupakan hasil operasi BBKSDA dan instansi terkait lainnya.

Pelaksana Tugas Kepala BBKSDA Papua Barat Budi Mulyanto mengatakan bahwa satwa liar yang dilepas merupakan hasil penegakan operasi tim gabungan BBKSDA, Karantina Pertanian, Polsek KP3 Laut yang menggagalkan penyelundupan melalui kapal laut di pelabuhan laut pekan ini.

Dia menjelaskan bahwa satwa tersebut dilepasliarkan setelah mendapatkan hasil pengamanan dari karantina. BBKSDA kemudian melakukan observasi terhadap satwa tersebut dan diketahui bahwa satwa-satwa tersebut masih liar karena tangkapan dari alam, sehingga harus dikembalikan ke habitatnya.

Khusus Landak Irian atau biasa yang disebut Ekidna merupakan salah satu hewan langka yang dilindungi sehingga dilarang keras untuk dilalulintaskan ke luar Sorong.

Dikatakan bahwa di Taman Wisata Alam Kota Sorong, petugas BBKSDA pernah melihat beberapa anak Landak Irian sehingga landak hasil operasi ini dilepaskan di taman tersebut.

Ia berharap dengan pelepas satwa ini, masyarakat menyadari bahwa keanekaragaman hayati Papua dan Papua Barat perlu dijaga dan menjadi perhatian serius dari semua pihak.

"Terutama masyarakat agar tidak memburu atau memperdagangkan satwa endemik Papua karena akan mengganggu ekosistem alam," ujar dia.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021