Guru diminta hadapi model pembelajaran baru

id PGRI, guru, Kemendikbudristek, HUT PGRI

Guru diminta hadapi model pembelajaran baru

Ketua Umum PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Prof Unifah Rosyidi. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Prof Unifah Rosyidi meminta para guru untuk mempersiapkan diri  menghadapi model pembelajaran baru.

“Pembelajaran tidak akan kembali seperti semula. Saya mengajak para guru, pendidik dan tenaga kependidikan untuk menyiapkan diri dengan model pembelajaran baru yakni bauran antara daring dan luring,” ujar Unifah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Ahad.

Untuk itu, dia meminta para guru  memiliki pola pikir yang terbuka dan terus berinovasi. Dua hal tersebut sangat dibutuhkan saat ini. Pihaknya juga meminta  pemerintah dan pemerintah daerah menyiapkan era baru itu dengan aturan yang jelas, sosialisasi, dan koordinasi dengan berbagai pihak terutama dengan Pemda.



Saat ini, PGRI melakukan fasilitasi pada jutaan guru untuk terkoneksi dan saling belajar dan berbagi melalui sejumlah kegiatan.

Unifah, memandang pandemi COVID-19 sebagai titik balik dan menjadikan disrupsi teknologi sebagai kekuatan untuk mengubah arah dan strategi perjuangan organisasi dalam meningkatkan martabat dan muruah anggota dan organisasi.



Dalam peringatan HUT ke-76 PGRI, lanjut dia, pandemi melahirkan kegairahan baru bagi guru untuk saling belajar. Inovasi teknologi pembelajaran sudah menjadi bagian kehidupan saat ini.

“PGRI menjadi pelopor lahirnya guru era baru yang mana belajar dan pelatihan tidak hanya dimonopoli mereka yang ada di perkotaan, tetapi juga akses bagi semua," jelas Unifah lagi.

Unifah mengajak semua anggota PGRI untuk menyambut era baru untuk serentak menjadi pelopor perubahan. Pihaknya membuka ruang terbuka bagi guru, dosen, pendidik, dan tenaga kependidikan untuk terus berkarya dan mengabdi dalam naungan PGRI.***3***
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022