
Pemuda harus resapi pidato Soekarno di PBB
Minggu, 1 Oktober 2023 07:21 WIB

Jakarta (ANTARA) -
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengajak mahasiswa dan pemuda untuk membaca dan meresapi pidato Soekarno berjudul To Build The World Anew yang dibacakan di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada 30 September 1960.
Hal itu disampaikan Hasto saat menjadi pembicara kunci dalam acara Peringatan Ke-63 Tahun Pidato Presiden Pertama RI Soekarno di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang diselenggarakan di Gedung Pusat Studi Arsip Presiden Pertama RI Ir. Sukarno Bapak Bangsa, Jalan Gajah Mada No. 111, Jakarta Barat, Sabtu.
"Teman-teman mahasiswa, silakan baca dan temukan spirit dari To Build the World Anew bahwa kita bukan hanya sebagai bangsa Indonesia apalagi terkotak-kotakkan bahwa ini Sumatra, ini Kalimantan, ini Papua, itu kuno. Kita satu, united, kita ini menjadi satu perasaan, satu jiwa kebangsaan maka Bung Karno mengatakan dari Sabang sampai Merauke itu satu national state, satu jiwa kebangsaan tidak lagi dibeda-bedakan," kata Hasto dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Dalam kesempatan itu Hasto juga mengajak para pemuda dan mahasiswa mempersiapkan diri untuk menjadikan Indonesia hebat di masa depan.
Hasto pun mendorong penyanyi, budayawan, olahragawan, ilmuwan, dan berbagai profesi lainnya bisa membangun supremasi bagi negara-negara lain. Menurut dia, menjadi pemimpin di antara bangsa-bangsa adalah sebuah tantangan tersendiri.
"Jadilah terhebat di antara bangsa-bangsa lain di dunia ini. Ini orientasi kita, sehingga membangun dunia menjadi inspirasi kita bahwa Indonesia harus bertindak ke luar," kata Hasto.
Dia juga mengatakan pentingnya bergerak ke luar dengan membereskan persoalan dalam negeri. Utamanya mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Hasto ajak pemuda dan mahasiswa resapi pidato Soekarno di PBB
Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Editor:
Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
