Bandung (ANTARA) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kepada kadernya terkait retret kepala daerah di Magelang adalah hak prerogratif Ketum.
Namun menurut Dedi, sebagai pejabat publik, maka ketaatan utama kepala daerah adalah tunduk pada sistem yang ada dalam pemerintahan.
"Kalau Bu Mega melarang, itu hak Bu Mega, tapi yang jelas kalau orang sudah menjadi kepala daerah, maka dia harus tunduk dan patuh pada apa yang menjadi keputusan pemerintah, baik pusat sampai daerah," kata Dedi di Gedung DPRD Jawa Barat, Bandung, Jumat.
Sejauh ini dari informasi yang didapatkannya, kata Dedi, semua kepala daerah baik kota dan kabupaten di Jawa Barat, akan mengikuti kegiatan pengarahan dari Presiden Prabowo Subianto tersebut.
"Jabar semuanya ikut sampai hari ini. Kemudian kan, sudah teralokasikan dan sudah terserap dan tidak mungkin dibatalkan," ujarnya.
Tak kalah penting, kata dia, bahwa dirinya berangkat ke acara retret di Magelang tidak menggunakan dana Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Baik dari pemberangkatan, maupun selama di sana, itu menggunakan dana Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), itu yang penting," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menginstruksikan para kepala daerah yang diusung partainya untuk tidak mengikuti acara pembekalan atau retret yang digelar pada 21–28 Februari 2024 di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.
Hal itu termuat dalam surat resmi PDIP bernomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang ditandatangani Ketua Umum Megawati Soekarnoputri pada hari ini, Kamis (20/2) setelah penahanan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Baca juga: Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo belum memutuskan berangkat ke retret
Baca juga: Megawati instruksikan kepala daerah dari PDIP tak ikut retret
Baca juga: Megawati larang kepala daerah PDIP ikut retret, Dasco: itu urusan Mendagri
Baca juga: Instruksi Megawati larangan retret, pengamat sebut dua potensi dampaknya
Baca juga: Bupati Bantul : Perlu kesiapan mental dan intelektual untuk retret
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dedi Mulyadi: Arahan Megawati terkait retret adalah hak beliau