Surabaya (ANTARA) - Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster menyebut kemenangan 4-1 atas Persib di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (1/3) malam, di Liga 1 Indonesia sebagai momen istimewa karena mengakhiri penantian sejak 2018 untuk kembali mengalahkan Maung Bandung pada liga resmi.
"Kami terus melaju, begitu kami mencetak gol pertama, saya yakin kami akan mencetak gol kedua, ketiga dan keempat. Malam ini, secara keseluruhan, penampilan mereka sangat bagus," kata Munster saat konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.
Munster menilai timnya tampil agresif dan penuh energi sejak babak pertama hingga peluit akhir dengan terus menekan lawan serta menunjukkan performa yang solid sepanjang pertandingan.
Pelatih asal Irlandia Utara itu juga menegaskan jika kemenangan malam ini dipersembahkan untuk mantan pemain dan pelatih Persebaya, yakni Bejo Sugiantoro.
Bahkan, lanjutnya, selama sesi latihan pekan ini, tim telah mempersiapkan diri dengan motivasi tinggi demi meraih hasil terbaik.
“Ini penghormatan untuk mantan pemain, mantan pelatih kami. Kami sangat termotivasi untuk pertandingan ini. Dan di lapangan, kami menunjukkan apa yang bisa kami lakukan,” ucapnya.
Ke depan, Munster memastikan Persebaya akan tetap fokus pada laga berikutnya dan menyesuaikan strategi dengan kondisi pemain dan berharap timnya terus konsisten dalam meraih kemenangan.
“Kami mencetak empat gol malam ini, yang bagus. Tapi yang penting bagi saya adalah semua orang bersatu dan terus berjuang. Sekarang kami fokus pada pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Rizky Dwi Pangestu yang mencetak gol pertamanya bagi Persebaya dalam laga ini mengaku, kemenangan diraih berkat kepercayaan penuh pada rekan setim dan pelatih.
“Kami yakin bisa menang hari ini. Kami percaya pada satu sama lain, pada pelatih. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada coach Paul dan seluruh tim,” kata pesepak bola kelahiran Banyuwangi itu.
Sementara itu, Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengakui keputusan taktisnya tak membuahkan hasil saat menghadapi Persebaya Surabaya.
"Kali ini risikonya tidak berhasil. Kami punya peluang, mencetak satu gol dan ada dua peluang lagi yang berhasil ditepis dengan baik oleh kiper lawan. Namun secara defensif, kami bermain terlalu terbuka dan itu salah saya, jangan salahkan pemain," kata Bojan Hondak.Hodak menilai hingga gol pertama tercipta, pertandingan masih berjalan berimbang, sebab timnya mengawali pertandingan dengan baik meski tak banyak peluang tercipta di babak pertama.
Namun, lanjutnya, setelah kebobolan di babak kedua, ia mengambil risiko dengan memasukkan kiper muda dan bermain dengan empat penyerang.
Lebih lanjut, Bojan memastikan timnya masih bertengger di puncak klasemen meski saat ini hanya terpaut lima poin dari peringkat kedua, Dewa United .
"Kami masih yang terbaik di Liga 1 musim ini," katanya.
Sementara itu, kapten Persib Bandung Marc Klok mengakui hasil akhir memang terlihat buruk tetapi timnya sempat mengendalikan permainan sebelum kebobolan.
"Kalau kita kalah 1-4, pasti orang akan bilang Persib jelek. Tapi kalau dipikir-pikir, tidak ada yang salah dengan skor 1-0. Kami mendominasi 30 menit awal, hanya saja Persebaya mencetak gol lewat serangan balik yang luar biasa," kata Klok yang meminta suporter tetap mendukung tim karena masih ada sembilan pertandingan tersisa.