Logo Header Antaranews Jogja

IFSC ingin Indonesia jadi tuan rumah panjat tebing lima tahun ke depan

Senin, 5 Mei 2025 05:45 WIB
Image Print
Atlet Britania Raya Erin McNeice (podium/tengah) meraih medali emas disiplin lead putri Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di Nusa Dua, Bali, Minggu (4/5/2025). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Nusa Dua, Bali (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo mengungkapkan bahwa Federasi Internasional Olahraga Panjat Tebing (IFSC) memberikan kepercayaan besar kepada Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Panjat Tebing dalam jangka panjang.

Hal ini disampaikan setelah suksesnya penyelenggaraan seri ketiga Piala Dunia Panjat Tebing 2025 yang digelar di Nusa Dua, Bali.

"Kemarin saya disampaikan, mereka (IFSC) minta kami memastikan jadi host lima tahun ke depan," ujar Menpora usai menyaksikan babak final disiplin lead putra dan putri pada Minggu malam (4/5).

Meskipun belum menyebutkan lokasi pasti untuk penyelenggaraan seri-seri mendatang, Dito memastikan komitmen pemerintah dalam pengembangan sarana olahraga panjat tebing, termasuk pembangunan pemusatan latihan di Gelora Bung Karno (GBK).

"Nanti di pemusatan latihan yang akan kami bangun ke depannya juga pasti kami masukkan juga panjat tebing dan itu di arena GBK (Gelora Bung Karno)," tambahnya.

Baca juga: Kadek Adi Asih, harapan baru panjat tebing Indonesia

Sebelumnya, Indonesia telah beberapa kali menjadi tuan rumah seri Piala Dunia Panjat Tebing, termasuk di Jakarta dan kini untuk pertama kalinya diadakan di Bali.

IFSC pun mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi internasional ini yang berlangsung lancar dan profesional.

Sementara itu, Youth Elite Center Cibubur sebagai pusat pelatihan panjat tebing nasional kini telah siap digunakan untuk ketiga disiplin utama yakni boulder, lead, dan speed.

Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di Bali sendiri ditutup dengan pertarungan sengit di nomor lead. Atlet asal Britania Raya, Erin McNeice, tampil impresif dan berhasil merebut medali emas di sektor putri.

Medali perak diraih atlet Korea Selatan Chaehyun Seo, sementara perunggu jatuh ke tangan wakil Jepang Mori Ai.

Di sektor putra, bintang muda Jepang Satone Yoshida berhasil meraih emas, disusul atlet Prancis Max Bertone di posisi kedua, dan Alberto Gines Lopez dari Spanyol yang harus puas dengan medali perunggu.

Dengan pencapaian ini, Indonesia kembali membuktikan diri sebagai tuan rumah yang kompeten di mata federasi internasional dan memperkuat posisinya dalam peta olahraga panjat tebing dunia.

Baca juga: Doa, kado khusus bunda Rosita buat Veddriq Leonardo



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menpora sebut IFSC ingin Indonesia tuan rumah kejuaraan selanjutnya



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026