Jakarta (ANTARA) - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinsuka Ginting mengaku merasa kagok jelang Japan Open 2025 karena tidak merasakan atmosfer berkompetisi sejak Januari.
"Ada rasa kagok pastinya karena jangankan enam bulan, satu bulan tidak pertandingan saja ada kagoknya," kata Anthony Sinsuka Ginting dalam keterangan tertulis Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang diterima di Jakarta, Selasa.
Ginting bersama rekan-rekannya di tim Indonesia telah menjalani sesi latihan dengan menjajal tiga lapangan di Tokyo Metropolitan Gymnasium yang akan menjadi arena Japan Open 2025.
Juara Badminton Asia Championship 2023 itu ingin fokus untuk membawa kembali suasana kompetisi, ketegangan, ambisi untuk menang, dan lainnya ke dalam dirinya agar lebih siap menghadapi Japan Open 2025.
"Karena pasti enam bulan kosong seperti samar-samar feel-nya jadi diingat-ingat lagi pertandingan terakhir seperti apa," katanya.
Pebulu tangkis yang kini berada di peringkat 50 Badminton World Federation (BWF) itu akan memulai perjalanan di Japan Open 2025 dengan menghadapi tunggal putra tuan rumah Kodai Naraoka. Keduanya sudah bertemu di arena kompetisi sebanyak tiga kali.
Sementara itu, pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung yang juga absen sejak April karena vertigo mengaku tidak sabar untuk kembali unjuk gigi turnamen tersebut.
"Saya cukup kangen bertanding dan bersyukur Tuhan kasih saya kesempatan bisa kembali di Japan Open, tiga bulan absen itu cukup lama tapi saya tidak harus menunggu lebih lama lagi," kata Gregoria."Yang terpenting Vertigo-nya tidak kambuh walaupun intensitas latihan ditambah, badan (saya) sudah lebih siap," katanya.
Perai medali perunggu bulu tangkis Olimpiade Paris 2024 itu mengatakan telah menjalani latihan yang cukup baik untuk menghadapi Japan Open 2025.
Gregoria tidak perlu waktu lama untuk beradaptasi karena sudah pernah berkompetisi di Jepang.
"Saya cukup kangen bertanding dan bersyukur Tuhan kasih saya kesempatan bisa kembali di Japan Open, tiga bulan absen itu cukup lama tapi saya tidak harus menunggu lebih lama lagi," katanya.
