
Bantul mengerahkan alat berat untuk pekerjaan pelebaran jalan batas kota

Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta mengerahkan sejumlah alat berat untuk melakukan proyek pekerjaan pembangunan dan pelebaran ruas Jalan Bantul dari gapura Batas Kota ke selatan sampai simpang tiga Cepit.
"Alat berat sudah masuk di lokasi pekerjaan sejak beberapa waktu lalu. Alat berat tersebut dioperasikan untuk membersihkan pohon dan menutup sungai di sebelah barat ruas jalan," kata Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta di Bantul, Jumat.
Menurut dia, dua sampai tiga alat berat termasuk excavator tersebut dikerahkan menyusul proses penebangan pohon yang ada di sisi kanan dan kiri Jalan Bantul berjalan. Pembersihan pohon merupakan langkah awal, sebelum proyek pembangunan dan pelebaran jalan.
Ia mengatakan, dalam waktu dekat akan ada penutupan jalur dari arus lalu lintas kendaraan di bagian barat, hal tersebut karena pekerjaan jalan bagian barat terdapat sungai dan bekas rel kereta api yang perlu ditutup.
"Jadi, setelah penebangan pohon selesai, keberadaan alat berat di lokasi akan difungsikan untuk pemerataan jalur bagian barat," katanya.
Dia mengatakan, tahapan selanjutnya adalah pekerjaan pemasangan kabel-kabel termasuk jaringan Telkom maupun pipa air minum PDAM di bawah tanah yang ada di sisi timur jalan, mengingat di tepi Jalan Bantul terdapat berbagai tempat usaha.
"Jadi, nanti harus ada sistem buka tutup jalur. Akan tetapi, proses yang butuh waktu paling lama sepertinya pekerjaan yang di sisi timur," katanya.
Ia mengatakan, karena lokasi pekerjaan pembangunan jalan tersebut seringkali ramai dilintasi pengendara, agar memperlancar arus, maka pihaknya mengusulkan dilakukan penjebolan pembatas tengah jalan dari batas Bantul kota sampai simpang tiga Cepit.
"Adanya pembatas jalan yang tengah itu kalau bisa dilepas dulu, sehingga nanti jalurnya semakin lebar, dan tetap bisa dipergunakan masyarakat untuk melintas," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
