Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Harda Kiswaya mengajak seluruh kalurahan (setingkat desa) di wilayah itu untuk terus membangun kolaborasi yang baik agar kerja keras bersama dari tingkat kabupaten hingga kalurahan semakin kuat.
"Kami terus mendorong adanya kolaborasi yang baik antara Pemkab Sleman dengan seluruh kalurahan di Sleman agar kerja keras bersama semakin kuat dari tingkat kabupaten sampai tingkat kalurahan," kata Harda di Sleman, Selasa.
Harda Kiswaya juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh perangkat kalurahan yang telah bekerja keras untuk realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan (P2) sampai dengan 31 Juli 2025.
"Saya mengapresiasi kerja keras kalurahan yang telah bekerja keras untuk tercapainya realisasi PBB P2 tahun 2025," katanya.
Baca juga: Bupati Sleman : Pasri berperan kembangkan seni & tradisi di Yogyakarta
Sebelumnya Bupati Sleman Harda Kiswaya menghadiri penyelenggaraan undian lunas PBB P2 tingkat Kalurahan Balecatur di Kantor Kalurahan Balecatur, Kapanewon (Kecamatan) Gamping, Senin (25/8) malam.
Kegiatan undian ini dihadiri seluruh perangkat kalurahan beserta sejumlah wajib pajak di wilayah Balecatur Gamping.
Harda berharap, pencapaian Kalurahan Balecatur ini dapat menjadi motivasi bagi 85 kalurahan lainnya di wilayah Kabupaten Sleman.
"Ini realisasi PBB P2 bisa dicontoh kalurahan lainnya. Saya yakin ini betul-betul hasil kerja keras Kalurahan Balecatur," katanya.
Baca juga: Pemkab menggandeng Baznas dan Bank Sleman perkuat penanganan sunting
Lurah Balecatur Andri Septiyanto mengatakan bahwa undian yang digelar Kalurahan Balecatur diperuntukan bagi para wajib pajak yang telah melaksanakan kewajibannya melunasi PBB P2.
"Undian hadiah ini juga sebagai apresiasi kepada para wajib pajak yang memberikan andil pada realisasi PBB P2 tingkat Kalurahan Balecatur," katanya.
Menurut dia, ketetapan PBB P2 Kalurahan Balecatur pada 2025 kurang lebih sebesar Rp1,7 miliar dengan jumlah SPPT 11.166 lembar.
"Sedangkan penerimaan PBB P2 Kalurahan Balecatur dari 1 Januari sampai dengan 31 Juli 2025 yaitu 8.312 lembar dengan nilai kurang lebih Rp1,4 miliar atau sama dengan 85 persen," katanya.
Baca juga: Pramuka perekat generasi muda dalam membangun NKRI
Baca juga: PSS Sleman ditargetkan kembali ke kasta tertinggi
