Pemkab Sleman memberikan bantuan perbaikan rumah terdampak angin kencang

id Bupati Sleman ,BPBD Kabupaten Sleman ,Bantuan korban bencana ,Pemkab Sleman

Pemkab Sleman memberikan bantuan perbaikan rumah terdampak angin kencang

Bupati Sleman Harda Kiswaya meninjau rumah rusak terdampak hujan deras dan angin kencang di Dusun Sidorejo, Hargobinangun Pakem, Senin (19/1/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda Sleman

Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), segera memberikan bantuan untuk perbaikan satu rumah di Dusun Sidorejo, Hargobinangun, Pakem yang mengalami kerusakan akibat bencana angin kencang yang melanda wilayah itu pada Sabtu (17/1).

"Pemkab Sleman melalui OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait akan segera berkoordinasi untuk memberikan bantuan perbaikan rumah yang mengalami kerusakan akibat terdampak bencana angin kencang," kata Bupati Sleman Harda Kiswaya di Sleman, Senin.

Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, meninjau rumah rusak terdampak hujan deras dan angin kencang di Dusun Sidorejo, Hargobinangun Pakem, pada Senin.

Dalam peninjauan tersebut Bupati Sleman menemui pemilik rumah Jumirah (70) yang didampingi Lurah (Kepala Desa) Hargobinangun Amin Sarjito.

Menurut informasi yang dihimpun BPBD Sleman, kerusakan rumah tersebut terjadi pada Sabtu (17/1) siang saat kondisi hujan deras disertai angin kencang. Kondisi tersebut mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa rumah Jumirah.

Dalam peninjauan lapangan tersebut, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa Jumirah dan keluarga.

Pada hari kejadian BPBD Kabupaten Sleman juga telah menurunkan sejumlah tim untuk melakukan tindakan lapangan, asesmen kerusakan, dan pemberian bantuan logistik pangan dan non-pangan.

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.