Jakarta (ANTARA) - Selebritas Denny Sumargo hingga Lucinta Luna meminta kepada massa yang tengah melakukan demonstrasi di depan gerbang utama Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Sabtu, untuk tidak anarkis.
"Jangan anarkis, jangan merusak fasilitas umum, nanti jadi aspirasinya enggak sampai," kata Denny saat di wawancara, Sabtu petang.
Di sisi lain, Lucinta Luna berorasi dengan memanjat pagar untuk menunjukkan dukungannya kepada massa.
Luna menunjuk helm ojek online (ojol) yang dikenakannya menunjukkan bahwa aksi massa di depan gedung parlemen merupakan tindak lanjut dari tewasnya salah seorang pengemudi ojol.
Baca juga: Massa bakar sebagian Halte Transjakarta Senen Toyota Rangga
Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, selebritas tersebut memberikan dukungan air minum kepada peserta aksi.
Sementara itu aparat keamanan terus merapatkan barisan sembari mengatur strategi untuk mencegah massa merusak pagar depan gedung parlemen.
Strategi yang dilakukan, pasukan marinir bersiaga di garis depan pagar sementara pasukan Brimob dan kendaraan taktis mobil meriam air mencegah massa yang berupaya merusak pagar dengan menyemprot air.
Komando secara persuasif juga dilakukan dengan berorasi lewat corong pengeras suara, mengingatkan massa bahwa presiden telah mengarahkan TNI-Polri untuk mengambil langkah tegas jika massa demonstran mulai melakukan aksi anarkis.
Baca juga: Massa bakar dua bus polisi di markas Gegana Jakarta Pusat
Komando menyampaikan bahwa arahan Presiden sebagaimana disampaikan oleh Kapolri dan Panglima TNI di Hambalang, khusus untuk tindakan-tindakan anarkis, TNI dan Polri diminta mengambil langkah tegas sesuai dengan undang-undang.
Mereka juga meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Sebelumnya, sejumlah massa di depan gerbang utama Gedung MPR/DPR/DPD RI di Jakarta tampak berusaha menjebol gerbang sehingga membuat sejumlah prajurit TNI berusaha menghentikannya dengan langkah-langkah persuasif.
Massa aksi juga berusaha menarik pagar gerbang depan dengan menggunakan truk dibantu seutas tali kawat besi (sling) yang diambil dari salah satu bagian pagar.
Baca juga: Massa di Polda Metro Jaya bakar ban dan coba rusak CCTV
"Buka, buka, buka pintunya. Buka pintunya sekarang juga," kata massa dalam yel-yel mereka ketika beraksi.
Sekitar pukul 18.25 WIB, aparat keamanan mulai memukul mundur dengan gas air mata hingga sebagian massa pun mundur ke arah Senayan Park.
Baca juga: Unjuk rasa warga di Pati berlangsung anarkis bakar mobil
Baca juga: Massa anarkis bakar sejumlah mobil di kantor Gubernur Jateng
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Selebritas minta massa aksi di depan Gedung DPR/MPR RI tidak anarkis
